ditulis oleh: dr Engelberta Pardamean, SpKJ Gangguan somatoform adalah suatu kelompok gangguan yang memiliki gejala fisik (sebagai contohnya, nyeri, mual, dan pusing) di mana tidak dapat ditemukan penjelasan medis yang adekuat. Gejala dan keluhan somatik adalah cukup serius untuk menyebabkan penderitaan emosional yang bermakna pada pasien atau gangguan pada kemampuan pasien untuk berfungsi di dalam peranan sosial atau pekerjaan. Suatu diagnosis gangguan somatoform mencerminkan penilaian klinisi bahwa faktor psikologis adalah suatu penyumbang besar untuk onset, keparahan, dan durasi gejala. Gangguan somatoform adalah tidak disebabkan oleh pura-pura yang disadari atau gangguan buatan. Ada lima gangguan somatoform yang spesifik adalah: | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kriteria diagnostik untuk Gangguan Somatisasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kriteria diagnostik untuk Gangguan Konversi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kriteria Diagnostik untuk Hipokondriasis | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sebutkan jika: | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Dengan tilikan buruk: jika untuk sebagian besar waktu selama episode berakhir, orang tidak menyadari bahwa kekhawatirannya tentang menderita penyakit serius adalah berlebihan atau tidak beralasan. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kriteria Diagnostik untuk Gangguan Dismorfik Tubuh | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kriteria Diagnostik untuk Gangguan Nyeri | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tuliskan seperti berikut: | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gangguan nyeri berhubungan dengan faktor psikologis: faktor psikologis dianggap memiliki peranan besar dalam onset, keparahan, eksaserbasi, dan bertahannya nyeri. Sebutkan jika: Akut: durasi kurang dari 6 bulan Kronis: durasi 6 bulan atau lebih | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Gangguan nyeri berhubungan baik dengan faktor psikologls maupun kondisi medis umum Sebutkan jika: Akut: durasi kurang dari 6 bulan Kronis: durasi 6 bulan atau lebih Catatan: yang berikut ini tidak dianggap merupakan gangguan mental dan dimasukkan untuk mempermudah diagnosis banding. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kriteria Diagnostik untuk Gangguan Somatoform yang Tidak Digolongkan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
GANGGUAN PSIKOSOMATIK | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Penggunaan kata "psikosomatik "baru digunakan pada awal tahun 1980-an. Istilah tersebut dapat ditemukan pada abad ke-19 pada penulisan oleh seorang psikiater Jerman Johann Christian Heinroth dan psikiater lnggns John Charles Bucknill. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Nosologi DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) Psikosomatis | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Untuk membuat kategori secara klinis, DSM-IV mengandung format subkategorisasi yang membuat dokter dapat menspesifikasikan jenis faktor psikologis atau tingkah laku yang mempengaruhi kondisi medis pasien. Faktor-faktor tersebut dirancang sedemikian mencakup jangkauan yang luas dari fenomena psikologis dan tingkah laku yang tampaknya mempenganuhi kesehatan fisik. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kriteria Diagnostik Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Kondisi Medis | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pilihlah nama bendasarkan sifat faktor psikologis (bila terdapat lebih dan satu faktor, nyatakan yang paling menonjol) Gangguan mental mempengaruhi kondisi medis (seperti gangguan depresif berat memperiambat pemulihan dan infark miokardium) Gejala psikologis mempengaruhi kondisi medis (misalnya gejala depresif memperlambat pemulihan dan pembedahan; kecemasan mengeksaserbasi asthma) Sifat kepribadlan atau gaya menghadapi masalah mempengaruhi kondisi medis(misalnya penyangkaian psikologis terhadap pembedahan pada seorang pasien kanker, perilaku bermusuhan dan tertekan menyebabkan penyakit kandiovaskular). Perilaku kesehatan maladaptif mempengaruhi kondisi medis (misalnya tidak olahraga, seks yang tidak aman, makan benlebihan). Respon fisiologis yang berhubungan dengan stres mempengaruhi kondisi medis umum(misalnya eksaserbasi ulkus, hipertensi, aritmia, atau tension headache yang berhubungan dengan stres). Faktor psikologis lain yang tidak ditentukan mempengaruhi kondisi medis (misalnya faktor interpersonal, kultural, atau religius) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
I. Gangguan Gastrointestinal | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
II. Gangguan Kardlovaskular | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
III. Gangguan Pemapasan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
IV. Gangguan Endokrin | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
V. GANGGUAN KULIT | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
VI. GANGGUAN MUSKULOSKELETAL | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
VII .PSIKO-ONKOLOGI | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Karena kemajuan pengobatan telah mengubah bahwa kanker dari tidak dapat disembuhkan menjadi penyakit yang seringkali kronis dan sering dapat diobati, aspek psikiatrik dan kanker (reaksi terhadap diagnosis dan terapi) semakin penting. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah Paslen | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jika pasien mengetahui bahwa mereka menderita kanken, reaksi psikologis mereka adalah rasa takut akan kematian, cacat, ketidakmampuan, rasa takut ditelantarkan dan kehilangan kemandirian, rasa takut diputuskan dan hubungan, fungsi peran, dan finansial; dan penyangkalan, kecemasan, kemarahan, dan rasa bersalah. Kira-kira separuh pasien kanken menderita gangguan mental. Di antaranya gangguan penyesuaian (68%). Dengan gangguan depresif berat (13%) dan delirium (8%) merupakan diagnosis selanjutnya yang tersering. Walaupun pikiran dan keinginan bunuh diri sering ditemukan pada pasien kanker, insidensi bunuh din sebenarnya hanya 1.4 sampai 1.9 kali dari yang ditemukan pada populasi umum | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Faktor Kerentanan Bunuh Diri pada Paslen Kanker | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
CONSULTATION - LIAISON PSYCHIATRY (PSIKIATRI KONSULTASIPENGHUBUNG) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Dalam psikiatri konsultasi-penghubung (consultation-liaison I C-L psychiatiy), yaitu suatu bidang keahlian yang berkembang dengan cepat dan semakin diperhatikan. Dokter psikiatrik berperan sebagai konsultan bagi sejawat kedokteran atau profesional kesehatan mental lainnya. Pada umumnya, psikiatnl C-L adalah berhubungan dengan semua diagnosis, terapetik, riset, dan pelayanan pendidikan yang dilakukan dokter psikiatrik di rumah sakit umum dan berperan sebagaijembatan antara psikiatrik dan spesialisasi lainnnya. Dokter psikiatrik C-L harus mengerti banyak penyakit medis yang dapattampak dengan gejala psikiatrik. Alat yang dimiliki oleh dokter psikiatrik C-L adalah wawancara dan observasi klinis serial. Tujuan diagnosis adalah untuk mengidentifikasi gangguan mental dan respon psikologis tenhadap penyakit fisik, mengidentifikasi diri kepribadian pasien, dan mengidentifikasi teknik mengatasi masalah yang karakteristik dari pasien.. Rentang masalah yang dihadapi dokter psikiatrik C-L adaiah luas. Penelitian menunjukkan bahwa sampal 65 % pasien nawat map medis memiliki gangguan psikiatrik. Gejala paling sering adalah kecemasan, depresi, dan diorientasi. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masalah konsultasl-penghubuñg yang serlng: | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
TERAPI GANGGUAN PSIKOSOMATIS | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Konsep penggabungan psikoterapetik dan pengobatan medis, yaitu pendekatan yang menekankan hubungan pikiran dan tubuh dalam penbentukan gejala dan gangguan, memerlukan tanggung jawab bersama di antara berbagai profesi. Permusuhan, depresi, dan kecemasan dalam berbagai proporsi adalah akar dan sebagian besar gangguan psikomatik. Kedokteran psikosomatik terutama mempermasalahkan penyakit-penyakit tersebut yang menampakkan manifestasi somatik. Terapi kombinasi merupakan pendekatan di mana dokter psikiatrik menangani aspek psikiatrik, sedangkan dokter ahli penyakit dalam atau dokter spesialis lain menangani aspek somatik. Tujuan terapi medis adalah membangun keadaan fisik pasien sehingga pasien dapat berperan dengan berhasil, serta psikoterapi untuk kesembuhan totalnya. Tujuan akhirnya adalah kesembuhan, yang berarti resolusi gangguan struktural dan reorganisasi kepribadian. Psikoterapi kelompok dan terapi keluarga. Terapi keluarga menawarkan harapan suatu perubahan dalam hubungan keluarga dan anak, mengingat kepentingan psikopatologis dari hubungan ibu-anak dalam perkembangan gangguan psikosomatik. keluarga dan anak, mengingat kepentingan psikopatologis dari hubungan ibu-anak dalam perkembangan gangguan psikosomatik. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
KESIMPULAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Thursday, 29 September 2011
Gangguan Somatoform
Thursday, 22 September 2011
Sakit Pinggang = Ginjal?
Keluhan nyeri pinggang sering saya jumpai di klinik. Banyak dari mereka menyambungkan keluhan ini dengan pertanyaan, "Apa karena saya kurang minum ya Dok? Perasaan sudah cukup dua liter sehari?"
Baiklah, mari kita lihat satu persatu apa saja penyakit yang gejalanya nyeri pinggang ini.
Berikut adalah beberapa penyebab tersering dari nyeri pinggang atau low back pain:
Peregangan tulang pinggang (akut, khronis) Peregangan tulang pinggang adalah cidera regangan pada ligamentum, tendon dan otot pinggang. Regangan akan menyebabkan luka yang sangat kecil pada organ tersebut. Cidera yang paling sering menjadi biang kerok dari nyeri pinggang ini, disebabkan oleh beberapa hal antara lain, pergerakan yang berlebihan, pergerakan yang tidak benar atau trauma. Disebut akut bila keadaan ini berlangsung dalam beberapa hari atau minggu, dan disebut khronis bila keadaan ini berlangsung lebih dari 3 bulan. Peregangan tulang pinggang sering terjadi pada orang yang berumur diatas 40 tahun. Terkadang keadaan ini bisa menyerang tanpa batasan usia.
Gejala yang timbul dari keadaan ini antara lain adanya rasa tidak nyaman atau nyeri pada pinggang setelah pinggang mengalami tekanan mekanis. Derajat nyeri sangat tergantung dari seberapa banyak otot yang mengalami cidera.
Diagnosis peregangan pinggang ditegakan melalui wawancara untuk mengetahui riwayat trauma yang terjadi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan rontgen.
Penanganan nyeri pinggang oleh karena peregangan yang paling utama adalah mengistirahatkan pingang agar tidak terjadi cidera ulangan. Obat obatan diperlukan untuk meredakan nyeri dan melemaskan otot yang kaku. Bisa pula dilakukan pemijatan, penghangatan dan penguatan otot pinggang, namun tetapi harus dilakukan secara hati-hati.
Iritasi saraf
Serat serat saraf yang terbentang sepanjang tulang belakang dapat mengalami iritasi oleh karena pergeseran mekanis atau oleh penyakit. Keadaan ini termasuk penyakit diskus lumbar (radikulopathy), gangguan tulang, dan peradangan saraf akibat infeksi virus.
Radikulopathy lumbar
Radikulopathy lumbar adalah iritasi saraf yang disebabkan oleh karena rusaknya diskus antara tulang belakang. Kerusakan ini terjadi akibat dari adanya degenerasi dari cincin luar diskus, dan trauma atau kombinasi antara keduanya. Penanganan penyakit ini memerlukan pengobatan konservatif dengan obat obatan atau bila keadaan parah bisa dilakukan tindakan pembedahan.
Kondisi tulang dan sendi
Kondisi tulang dan sendi yang bisa menyebabkan nyeri pinggang antara lain gangguang kongenital (bawaan), gangguan akibat proses degeneratif dan peradangan yang terjadi pada sendi.
Penyebab Lain Nyeri Pinggang
Penyebab lain dari nyeri pinggang antara lain :
Gangguan ginjal
Gangguan ginjal yang sering dihubungkan dengan nyeri pinggang antara lain infeksi ginjal, batu ginjal, dan perdarahan pada ginjal akibat trauma. Diagnosa ditegakan berdasarkan pemeriksaan kencing, dan pemeriksaan radiologi.
Kehamilan
Wanita hamil sering mengalami nyeri pinggang sebagai akibat dari tekanan mekanis pada tulang pinggang dan pengaruh dari posisi bayi dalam kandungan.
Masalah pada organ peranakan
Beberapa masalah pada organ peranakan perempuan yang dapat menimbulkan nyeri pinggang antara lain kista ovarium, tumor jinak rahim dan endometriosis.
Massa Tumor
Nyeri pinggang bisa pula disebabkan oleh karena tumor, baik tumor jinak maupun ganas. Tumor dapat terjadi lokal pada tulang pinggang atau terjadi di tempat lain tetapi mengalami metastase atau penyebaran ke tulang pinggang.
Penanganan : Seperti telah dijelaskan diatas, penanganan nyeri pinggang sangat terggantung dari penyebab nyeri itu. Setiap kasus harus ditangani secara individual untuk mengetahui latar belakang dari keluhannya sehingga dapat dikelola dengan tepat. Prinsip utama penanganan nyeri pinggang adalah mengatasi nyerinya terlebih dahulu, setelah itu baru dicari penyebab dari nyeri pinggangnya. Cara mengurangi nyeri secara mandiri bisa dilakukan dengan relaksasi. Hipnoterapi merupakan cara yang bisa dipertimbangkan untuk mengurangi nyeri selain dengan pain killer drugs.
Baiklah, mari kita lihat satu persatu apa saja penyakit yang gejalanya nyeri pinggang ini.
Berikut adalah beberapa penyebab tersering dari nyeri pinggang atau low back pain:
Peregangan tulang pinggang (akut, khronis) Peregangan tulang pinggang adalah cidera regangan pada ligamentum, tendon dan otot pinggang. Regangan akan menyebabkan luka yang sangat kecil pada organ tersebut. Cidera yang paling sering menjadi biang kerok dari nyeri pinggang ini, disebabkan oleh beberapa hal antara lain, pergerakan yang berlebihan, pergerakan yang tidak benar atau trauma. Disebut akut bila keadaan ini berlangsung dalam beberapa hari atau minggu, dan disebut khronis bila keadaan ini berlangsung lebih dari 3 bulan. Peregangan tulang pinggang sering terjadi pada orang yang berumur diatas 40 tahun. Terkadang keadaan ini bisa menyerang tanpa batasan usia.
Gejala yang timbul dari keadaan ini antara lain adanya rasa tidak nyaman atau nyeri pada pinggang setelah pinggang mengalami tekanan mekanis. Derajat nyeri sangat tergantung dari seberapa banyak otot yang mengalami cidera.
Diagnosis peregangan pinggang ditegakan melalui wawancara untuk mengetahui riwayat trauma yang terjadi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan rontgen.
Penanganan nyeri pinggang oleh karena peregangan yang paling utama adalah mengistirahatkan pingang agar tidak terjadi cidera ulangan. Obat obatan diperlukan untuk meredakan nyeri dan melemaskan otot yang kaku. Bisa pula dilakukan pemijatan, penghangatan dan penguatan otot pinggang, namun tetapi harus dilakukan secara hati-hati.
Iritasi saraf
Serat serat saraf yang terbentang sepanjang tulang belakang dapat mengalami iritasi oleh karena pergeseran mekanis atau oleh penyakit. Keadaan ini termasuk penyakit diskus lumbar (radikulopathy), gangguan tulang, dan peradangan saraf akibat infeksi virus.
Radikulopathy lumbar
Radikulopathy lumbar adalah iritasi saraf yang disebabkan oleh karena rusaknya diskus antara tulang belakang. Kerusakan ini terjadi akibat dari adanya degenerasi dari cincin luar diskus, dan trauma atau kombinasi antara keduanya. Penanganan penyakit ini memerlukan pengobatan konservatif dengan obat obatan atau bila keadaan parah bisa dilakukan tindakan pembedahan.
Kondisi tulang dan sendi
Kondisi tulang dan sendi yang bisa menyebabkan nyeri pinggang antara lain gangguang kongenital (bawaan), gangguan akibat proses degeneratif dan peradangan yang terjadi pada sendi.
Penyebab Lain Nyeri Pinggang
Penyebab lain dari nyeri pinggang antara lain :
Gangguan ginjal
Gangguan ginjal yang sering dihubungkan dengan nyeri pinggang antara lain infeksi ginjal, batu ginjal, dan perdarahan pada ginjal akibat trauma. Diagnosa ditegakan berdasarkan pemeriksaan kencing, dan pemeriksaan radiologi.
Kehamilan
Wanita hamil sering mengalami nyeri pinggang sebagai akibat dari tekanan mekanis pada tulang pinggang dan pengaruh dari posisi bayi dalam kandungan.
Masalah pada organ peranakan
Beberapa masalah pada organ peranakan perempuan yang dapat menimbulkan nyeri pinggang antara lain kista ovarium, tumor jinak rahim dan endometriosis.
Massa Tumor
Nyeri pinggang bisa pula disebabkan oleh karena tumor, baik tumor jinak maupun ganas. Tumor dapat terjadi lokal pada tulang pinggang atau terjadi di tempat lain tetapi mengalami metastase atau penyebaran ke tulang pinggang.
Penanganan : Seperti telah dijelaskan diatas, penanganan nyeri pinggang sangat terggantung dari penyebab nyeri itu. Setiap kasus harus ditangani secara individual untuk mengetahui latar belakang dari keluhannya sehingga dapat dikelola dengan tepat. Prinsip utama penanganan nyeri pinggang adalah mengatasi nyerinya terlebih dahulu, setelah itu baru dicari penyebab dari nyeri pinggangnya. Cara mengurangi nyeri secara mandiri bisa dilakukan dengan relaksasi. Hipnoterapi merupakan cara yang bisa dipertimbangkan untuk mengurangi nyeri selain dengan pain killer drugs.
Sunday, 18 September 2011
Pucuk Labu
Jumat ini seperti biasa gua n beberapa temen kantor pesen sayur. Ada temen gua yang iseng pesen pucuk labu. Gua yang udah mati gaya mau pesen sayur apa lagi, akhirnya latahlah ikut2an, jadinya kita berdua pesen pucuk labu.
Dengan bayangan nanti bisa dimasak pake sambel atau tauco seperti kangkung. Dan gua mantep banget dah ama bayangan gua itu, secara david doyan kangkung tauco dan semua sayur yang dimasak pedes.
Si pucuk labu finally sampe dan setelah gua timang2 sepertinya oke. Ada sulur2nya lagi, bener2 beda deh dari sayur yang biasa gua masak cah bawang putih, kaya brokoli, kacang panjang, siomak. Pasti enak deh pikir gua.
Malemnya gua ama david berdua gugling resep pucuk labu, sepertinya gampang, semuanya bilang dicah doank, ada yang cah pake udang, pake teri, ada juga yang cah ama cabe aja.. sedangkan kita sepakat besok mau coba dikasih pete dan cabe. Secara pete gitu loh, apa aja dicampurin pete enak kan :D
Tapi karna besoknya gua males ke pasar hehehe... jadi rencana diubah jadi tauco dan cabe ajah. Pagi2 nungguin tukang bersihin ac dulu, akhirnya ac gua dicuci juga setelah setaon wkwkwk.. jorok ya gua, abisan gua paling males panggil tukang bersihin ac. Seringnya ac jadi bersih tapi rumah gua jadi kotor. Apalagi mesti geser2 ranjang, mana tukang ac yang terakhir jorok, aernya nyiprat kemana2 sampe2 gua tergopoh2 tutupin koran semua elektronik di kamar, trus tangannya belepotan di dinding sekitar ac.
Jadinya tuh ac biasanya gua bersihin filternya doank. Tapi anehnya ac sharp ini, filternya selalu bersih. Jadi percuma aja gua bersihin filternya, hampir gak ada debu. Yang kotor blowernya, dan gak bisa dilepas. Beda ama ac lg gua dulu, filternya sering gua copot trus cuci sendiri karna filternya selalu penuh dengan debu.
Setelah mengamati tukang ac itu bekerja, literally gua bener2 duduk di kursi meja rias persis di belakang orangnya selama dia bersihin ac, gua akhirnya menyimpulkan gua bisa pake ini orang. Kerjanya gak jorok dan aer kotor gak nyiprat2. Gak heran sih sebenernya, karna gua dapet orang ini dari paman gua, dan paman2 gua itu rata2 rada freak soal kebersihan dan kerapihan.
Paman gua yang keempat - yang rekomen tukang ac ini, ubin di rumahnya tertata dengan sangat rapih, sampe2 kata david natnya (nat itu jarak antar ubin) sama antara nat yang satu dengan nat yang lain. Waktu dia liat rumah gua, komen dia adalah rumah gua itu bikinnya kasar banget. Dindingnya kasar, natnya timpang2 hahaha... padahal menurut gua rumah gua oke kok :P
Lalu paman gua yang keenam, dia beli rumahnya yang skarang hampir bersamaan dengan gua beli rumah gua. Tapi gua beli rumah baru, dia beli rumah second trus direnov.
And believe it or not, until now renov rumahnya itu blom kelar2 wkwkwkwk :P
Dia sampe ada tukang tetap bertahun2 untuk ngerjain rumahnya itu. Dan udah ada tukangnya yang hopeless dan resign karna tak tahan lagi dengan perangai paman gua yang antik.
Tukang itu bilang (tukang ini pernah ke tempat gua pasang teralis, jadi dia curhat2 gitu) katanya pernah pagi2 disuruh pasang ubin. Dari pagi dia pasang ubin, eh pas sore si bapak pulang katanya ubin saya gak rapih, saya disuruh congkel lagi. Bener2 dicongkel trus besokannya disuruh pasang ulang loh.
Banyak lagi dia cerita yang lain sampe2 gua ama david ngekek2 denger ceritanya, yah kita pernah liat sendiri sih carportnya udah bagus2 dipasang, eh besok2 dibongkar lagi karna kurang miring, jadinya itu rumah ndak kelar2.
Dan selama ini paman gua tetep tinggal di rumah itu, cuma kalo ada perombakan yang berdebu aja dia ngungsi tinggal di hotel abis itu balik lagi. Rumahnya juga gak sekecil rumah gua, rumahnya gede, dan dari awalnya 2 lantai dia bikin 4 lantai.
Tapi tetep aja... kok betah coba tinggal di rumah yang selalu under construction dan juga gua gak abis pikir itu rumah udah abis berapa duit ya, orang gua kalo ada tukang di rumah lebih dari seminggu aja udah gerah pengen cepet2 kelar abis duit keluar mulu beli inilah itulah, bayar tukanglah :D
Padahal paman gua yang ketiga (iyaa paman gua banyak ;P) udah ngomong loh waktu paman gua yang keenam ini pindahan dan kita selametan di rumah itu, ini rumah enaknya dirobohin aja, trus lu bangun ulang dari awal, palingan 6 bulan kelar.
Waktu itu gua pikir, wah sayang juga rumah ini dirobohin ya, padahal kan masih layak tinggal, gak jelek2 amat. Tapi sekarang gua sangat mengerti kenapa waktu itu paman gua bilang gitu. Karena kalo waktu itu dirobohin, sekarang pasti udah kelar. Sedangkan sekarang udah 6 taon loh, masih blom rampung aja.
Eh kok malah ngolor ngidul ngomongin paman gua. Back to pucuk labu. Abis tukang ac pulang, gua mulai mengolah pucuk labu. Dipotong2, dicuci, dan gua mulai memasak. Udah beberapa menit gua oseng2, warnanya tetep ijo mentereng gitu, gak layu.
Gua tambahin aer lagi, gua oseng lagi, tetep aja begitu. Gua mulai sangsi, gua teken2 pake sutil kok ya masih keras aja batangnya, akhirnya gua nyerah gua oseng sebentar lagi trus gua angkat aja deh, semoga aja pas dimakan gak alot tapi kres2.
Tapi ternyata.. pas dimakan keras, kaya daun singkong, bahkan ada beberapa yang dikunyah gak ancur2.. oalah..
Kata david masakan gua gagal, padahal masih ada setengah plastik lagi. Tapi biar kata gagal, tetep aja kita abisin, gua makan sayurnya, david gadoin tauconya.
Yah.. dan hari ini pucuk labu sisa setengah plastik itu david yang masak. Dia mau masak kuah katanya supaya lebih lembek. Tapi akhirnya... wkwkwk.. tetep aja alot :P
Mana kagak enak lagi, dia aja yang masak cuma makan sesendok abis itu katanya buang ajalah. Untung gua berdedikasi menghabiskan semua pucuk labu itu. Kalo gak inget itu organik (baca: mahal) gua juga ogah abisin :P
Lebih mending kemaren pake tauco setidaknya tauconya enak, jadi ketolong, kali ini dikuahin gak banget dah.
Sebenernya sih rasa sayurnya enak juga, mirip2 daun singkong, tapi entah kenapa alot, ada beberapa yang bisa dimakan, ada yang dikunyah2 gak ketelen. Kita berdua berkesimpulan, bukan kita yang gagal masaknya, emang pucuk labunya tua nih.
Besok gua telpon ah orangnya, masa gua dikasih pucuk labu tua. Tapi besok gua tanya dulu temen gua gimana hasil pucuk labu dia, jangan2 sukses lagi hahaha.. tapi masak iya, gak mungkinlah, pasti alot juga, 99% gagal keknya :P
Malemnya kita nonton dvd film julie and julia. Ceritanya tentang memasak. Gua jadi pengen les memasak jadinya. Selama ini gua kan masak asal cemplung aja. Jadi masak sayur apapun rasanya sama aja, karna bumbunya yah itu2 aja semua botol yang ada di dapur gua kecrotin hahaha...
Seru juga kali ya rasanya masak dengan bumbu macem2, ngikutin resep, hebat juga itu film memotivasi gua yang super extra males memasak ini pengen masak.
Akhir cerita pucuk labu gua, david bilang jangan beli sayur ini lagi.. hihihi...
Dengan bayangan nanti bisa dimasak pake sambel atau tauco seperti kangkung. Dan gua mantep banget dah ama bayangan gua itu, secara david doyan kangkung tauco dan semua sayur yang dimasak pedes.
Si pucuk labu finally sampe dan setelah gua timang2 sepertinya oke. Ada sulur2nya lagi, bener2 beda deh dari sayur yang biasa gua masak cah bawang putih, kaya brokoli, kacang panjang, siomak. Pasti enak deh pikir gua.
Malemnya gua ama david berdua gugling resep pucuk labu, sepertinya gampang, semuanya bilang dicah doank, ada yang cah pake udang, pake teri, ada juga yang cah ama cabe aja.. sedangkan kita sepakat besok mau coba dikasih pete dan cabe. Secara pete gitu loh, apa aja dicampurin pete enak kan :D
Tapi karna besoknya gua males ke pasar hehehe... jadi rencana diubah jadi tauco dan cabe ajah. Pagi2 nungguin tukang bersihin ac dulu, akhirnya ac gua dicuci juga setelah setaon wkwkwk.. jorok ya gua, abisan gua paling males panggil tukang bersihin ac. Seringnya ac jadi bersih tapi rumah gua jadi kotor. Apalagi mesti geser2 ranjang, mana tukang ac yang terakhir jorok, aernya nyiprat kemana2 sampe2 gua tergopoh2 tutupin koran semua elektronik di kamar, trus tangannya belepotan di dinding sekitar ac.
Jadinya tuh ac biasanya gua bersihin filternya doank. Tapi anehnya ac sharp ini, filternya selalu bersih. Jadi percuma aja gua bersihin filternya, hampir gak ada debu. Yang kotor blowernya, dan gak bisa dilepas. Beda ama ac lg gua dulu, filternya sering gua copot trus cuci sendiri karna filternya selalu penuh dengan debu.
Setelah mengamati tukang ac itu bekerja, literally gua bener2 duduk di kursi meja rias persis di belakang orangnya selama dia bersihin ac, gua akhirnya menyimpulkan gua bisa pake ini orang. Kerjanya gak jorok dan aer kotor gak nyiprat2. Gak heran sih sebenernya, karna gua dapet orang ini dari paman gua, dan paman2 gua itu rata2 rada freak soal kebersihan dan kerapihan.
Paman gua yang keempat - yang rekomen tukang ac ini, ubin di rumahnya tertata dengan sangat rapih, sampe2 kata david natnya (nat itu jarak antar ubin) sama antara nat yang satu dengan nat yang lain. Waktu dia liat rumah gua, komen dia adalah rumah gua itu bikinnya kasar banget. Dindingnya kasar, natnya timpang2 hahaha... padahal menurut gua rumah gua oke kok :P
Lalu paman gua yang keenam, dia beli rumahnya yang skarang hampir bersamaan dengan gua beli rumah gua. Tapi gua beli rumah baru, dia beli rumah second trus direnov.
And believe it or not, until now renov rumahnya itu blom kelar2 wkwkwkwk :P
Dia sampe ada tukang tetap bertahun2 untuk ngerjain rumahnya itu. Dan udah ada tukangnya yang hopeless dan resign karna tak tahan lagi dengan perangai paman gua yang antik.
Tukang itu bilang (tukang ini pernah ke tempat gua pasang teralis, jadi dia curhat2 gitu) katanya pernah pagi2 disuruh pasang ubin. Dari pagi dia pasang ubin, eh pas sore si bapak pulang katanya ubin saya gak rapih, saya disuruh congkel lagi. Bener2 dicongkel trus besokannya disuruh pasang ulang loh.
Banyak lagi dia cerita yang lain sampe2 gua ama david ngekek2 denger ceritanya, yah kita pernah liat sendiri sih carportnya udah bagus2 dipasang, eh besok2 dibongkar lagi karna kurang miring, jadinya itu rumah ndak kelar2.
Dan selama ini paman gua tetep tinggal di rumah itu, cuma kalo ada perombakan yang berdebu aja dia ngungsi tinggal di hotel abis itu balik lagi. Rumahnya juga gak sekecil rumah gua, rumahnya gede, dan dari awalnya 2 lantai dia bikin 4 lantai.
Tapi tetep aja... kok betah coba tinggal di rumah yang selalu under construction dan juga gua gak abis pikir itu rumah udah abis berapa duit ya, orang gua kalo ada tukang di rumah lebih dari seminggu aja udah gerah pengen cepet2 kelar abis duit keluar mulu beli inilah itulah, bayar tukanglah :D
Padahal paman gua yang ketiga (iyaa paman gua banyak ;P) udah ngomong loh waktu paman gua yang keenam ini pindahan dan kita selametan di rumah itu, ini rumah enaknya dirobohin aja, trus lu bangun ulang dari awal, palingan 6 bulan kelar.
Waktu itu gua pikir, wah sayang juga rumah ini dirobohin ya, padahal kan masih layak tinggal, gak jelek2 amat. Tapi sekarang gua sangat mengerti kenapa waktu itu paman gua bilang gitu. Karena kalo waktu itu dirobohin, sekarang pasti udah kelar. Sedangkan sekarang udah 6 taon loh, masih blom rampung aja.
Eh kok malah ngolor ngidul ngomongin paman gua. Back to pucuk labu. Abis tukang ac pulang, gua mulai mengolah pucuk labu. Dipotong2, dicuci, dan gua mulai memasak. Udah beberapa menit gua oseng2, warnanya tetep ijo mentereng gitu, gak layu.
Gua tambahin aer lagi, gua oseng lagi, tetep aja begitu. Gua mulai sangsi, gua teken2 pake sutil kok ya masih keras aja batangnya, akhirnya gua nyerah gua oseng sebentar lagi trus gua angkat aja deh, semoga aja pas dimakan gak alot tapi kres2.
Tapi ternyata.. pas dimakan keras, kaya daun singkong, bahkan ada beberapa yang dikunyah gak ancur2.. oalah..
Kata david masakan gua gagal, padahal masih ada setengah plastik lagi. Tapi biar kata gagal, tetep aja kita abisin, gua makan sayurnya, david gadoin tauconya.
Yah.. dan hari ini pucuk labu sisa setengah plastik itu david yang masak. Dia mau masak kuah katanya supaya lebih lembek. Tapi akhirnya... wkwkwk.. tetep aja alot :P
Mana kagak enak lagi, dia aja yang masak cuma makan sesendok abis itu katanya buang ajalah. Untung gua berdedikasi menghabiskan semua pucuk labu itu. Kalo gak inget itu organik (baca: mahal) gua juga ogah abisin :P
Lebih mending kemaren pake tauco setidaknya tauconya enak, jadi ketolong, kali ini dikuahin gak banget dah.
Sebenernya sih rasa sayurnya enak juga, mirip2 daun singkong, tapi entah kenapa alot, ada beberapa yang bisa dimakan, ada yang dikunyah2 gak ketelen. Kita berdua berkesimpulan, bukan kita yang gagal masaknya, emang pucuk labunya tua nih.
Besok gua telpon ah orangnya, masa gua dikasih pucuk labu tua. Tapi besok gua tanya dulu temen gua gimana hasil pucuk labu dia, jangan2 sukses lagi hahaha.. tapi masak iya, gak mungkinlah, pasti alot juga, 99% gagal keknya :P
Malemnya kita nonton dvd film julie and julia. Ceritanya tentang memasak. Gua jadi pengen les memasak jadinya. Selama ini gua kan masak asal cemplung aja. Jadi masak sayur apapun rasanya sama aja, karna bumbunya yah itu2 aja semua botol yang ada di dapur gua kecrotin hahaha...
Seru juga kali ya rasanya masak dengan bumbu macem2, ngikutin resep, hebat juga itu film memotivasi gua yang super extra males memasak ini pengen masak.
Akhir cerita pucuk labu gua, david bilang jangan beli sayur ini lagi.. hihihi...
Friday, 16 September 2011
Psikologi Kebencian
Kebencian merupakan sebuah emosi yang sangat kuat dan melambangkan ketidaksukaan, permusuhan, atau antipati untuk seseorang, sebuah hal, barang, atau fenomena. Hal ini juga merupakan sebuah keinginan untuk, menghindari, menghancurkan atau menghilangkannya. Kadangkala kebencian dideskripsikan sebagai lawan daripada cinta atau persahabatan; tetapi banyak orang yang menganggap bahwa lawan daripada cinta adalah ketidakpedulian. (sumber : Dikutip dari : id.wikipedia.org/wiki ). Benci (hate) adalah salah satu bagian dari sifat-sifat manusia.
Dalam ilmu psikologi, Dr. Sigmund Freud mendefinisikan benci sebagai pernyataan ego (ke-akuan) yang ingin menghancurkan sumber-sumber ketidak bahagiaannya.
Definisi benci yang lebih baru menurut Penguin Dictionary of Psychology (Wikipedia) adalah “emosi yang dalam dan bertahan kuat, yang mengekspresikan permusuhan dan kemarahan terhadap seseorang, kelompok, atau objek tertentu”.
Teori-teori tentang Benci
a. Penjelasan biologis mengenai benci
Agresi beserta manifestasi internalnya sebagai sisi kemanusiaan yang memiliki dasar biologis dan bersifat alamiah; artinya, secara biologis kita memiliki predisposisi yang bersifat bawaan genetis untuk membenci.
Penjelasan Etologis
Etolog Konrad Lorenz (1967) dan Eibl-Eibesfeldt (1971,1979) mengatakan bahwa agresi merupakan produk dari proses evolusioner yang bersifat adaptif. Menurut pendapat ini, kebencian bersifat terberi karena agresi bersifat adaptif bagi evolusi spesies kita.
Para teori etologi ini juga mengatakan bahwa berbagai tendensi agresif alamiah dapat saja terdistorsi dan kadangkala diekpresikan secara tidak tepat.sebagai contoh, karena masyarakat modern kita mengekang berbagai tindakan agresif ,maka frustasi berawal dari agresi alamiah ini dapat menghasilkan suatu bentuk penumpukan agresi yang memerlukan tindakan untuk mengekspresikan atau melampiaskan agresi itu.
Berbagai solusi etologis terhadap agresi sering kali terbukti tidak afektif. Penjelasan etologis umumnya memberikan kesan bahwa agresi tidak dapat dihindari. Jika hal itu terkait dengan gen kita, maka hal itu tidak dapat dihentikan (Silverberg & Gray,1992,Stoff & Cairns,1996).
Gangguan Otak
Kepribadian agresif dan penuh kebencian melibatkan gangguan struktur dan gangguan otak yang disebabkan oleh obat. Berdasarkan sejumlah eksprimen yang dilakukan di dalam laboratorium hewan diketahui bahwa stimulasi terhadap sejumlah pusat di otak dapat menghasilkan kemarahan yang intens dan tak kunjung padam (Adams dkk,1993).Memang,beberapa orang yang terbukti memiliki kecenderungan untuk berang dan menaruh kebencian yang hebat ditemukan memiliki struktur otak yang abnormal serta cedera pada dan dekat hipotalamus dan amigdala (lobus temporal).
Gangguan otak biasanya diasosiasikan dengan kemarahan mendadak dan tidak terkontrol alih-alih dengan rencana untuk membunuh jutaan orang yang dilakukan secara dingin, penuh perhitungan dan perencanaan.
Berbagai studi yang menggunakan positron emission tomography (PET) scan memperlihatkan bahwa orang dengan kepadatan dari reseptor dopamin yang rendah (reseptor-reseptor D2) yang terletak diarea basal ganglia dari otak, cenderung memiliki kepribadian yang menjaga jarak dan dingin (Farde,Gustavsson,Josson,1997). Dopamin,sebuah neurotransmiter (pembawa pesan kimiawi) penting berkaitan dengan suasana hati (mood) dan berbagai defiseinsi neurotransmiter sebagian ditentukan secara genetis (Hendricks dkk,2003).
b. Pendekatan psikoanalitik mengenai benci
Freud membuat dalil mengenai eksistensi insting atau dorongan agresif. Pada kenyataannya,ia berteori bahwa semua manusia memiliki insting kematian. Thanatos yang merupakan dorongan yang terarah pada kematian dan prilaku meruusak nilai (self-destructive), yang namanya diambil dari dewa kematian Yunani.Meskipun demikian, prilaku merusak diri tidak diterima didalam masyarakat modern (Weiningger,1996). Seperti hal nya impuls-impuls seksual yang tidak dapat diterima secara sosial, energi ini harus dilepaskan atau disalurkan dengan cara-cara yang secara sosial tepat.
Salah satu mekanisme yang dilibatkan dapat berupa memproyeksikan impuls-impuls kematian ke objek yang dibenci , yakni dengan mengatribusikan kebencian keorang lain. Sebagai contoh, mereka mungkain melihat orang lain sebagai sosok yang agresif, penuh kebencian, dan berbahaya.
c. Pandangan Neo-Analitik mengenai benci
Jung berhipotesis mengenai sejumlah elemen yang umum disemua kepribadian manusia, arketip, salah satu arketip khusus , yang disebut shadow, adalah tempat insting-insting hewan dan primitif berada. Dengan demikian, menurut Jung ekpresi shadow yang tidak sesuai atau terkontrol dapat mengakibatkan kebencian dan agresi yang amat kuat seperti yang terjadi kepada Hitler, selain itu, ingatlah bahwa Jung menjelaskan tipe-tipe psikologis yang didasarkan pada kedudukan individu dalam tipologi.
Alfred Adler dan Karen Horney juga berkeyakinan (seperti Freud dan Jung) bahwa kepribadian yang bermusuhan dan penuh kebencian berkembang pada masa kanak-kanak,namun para ahli neu-analitik ini tidak menyatakan bahwa kepribadian seperti itu ditimbulkan secara langsung dari insting atau dorongan biologis.
Karen Horney yang juga memandang masa kanak-kanak sebagai sesuatu masa kehidupan dimana seorang individu dapat menjadi penuh kebencian,menyatakan bahwa anak-anak harus merasa aman ketika kanak-kanak agar dapat berkembang sebagaimana semestinya.
Horney menyajikan cara-cara pertahanan diri yang dapat dipakai anak-anak yang menjadikorban kekerasan.Salah satu mekanisme ini adalah meraih kekuasaan dan superioritas terhadap yang lain,yang melawan perasaan bahwa seorang tidak berdaya atau diperlukan secara salah.
Menurut Erikson,tahap-tahap psikososial yang tidak diselesaikansecara berhasil akan menghasilkan individu yang memilki sifat pemarah, bermusuhan, dan penuh kebencian:
1) Anak yang tidak mengembangkan kepercayaan yang memadai semasa bayi,cenderung mengembangkan pola untuk senantiasa curiga dalam kehidupan kelak.
2) Anak yang diperlukan deengan cara yang bermusuhan ketika dia didorong mencapai otonomi dapat menjadi destruktif dan marah.
3) Akhirnya,jika inisiatif anak dihukum dan dihalangi alih-alih ditantang secara realistik,anak bisa gagal dalam mengembangkan superego yang memadai. Individu ini, yang orang tua nya kurang membekalinya dalam ketiga tahap perkembangan psikososial ini, cenderung menjadi orang dewasa yang penuh kebencian dan agresif.
d. Kebencian dan Otoritarianisme:Erich Fromm
Fromm menekankan iklim sosial seperti halnya sejarah pribadi individual sebagai sumber kemarahan dan kebencian. Fromm berteori bahwa individu merasa lebih sendiri dan terisolasi seiring dengan kemajuan peradaban dan seiring dengan meningkatnya kebebasan individual yang diperoleh orang-orang. Dalam rangka meniadakan perasaan kesepian dan alienasi, ia berteori beberapa orang meninggalkan kebebasannya, melepaskan individualitas dan prinsip-prinsipnya agar dapat menjadi bagian kelompok,berapapun harganya.
Dengan demikian, Fromm memadukan determinan biologis dan non biologis yang menghasikan kapasitas untuk melakukan kekerasan, dan ia menerima bahwa kanalisasi secara tidak tepat dari dorongan-dorongan ketika kanak-kanak dapat menciptakan berbagai masalah sepanjang hidup,namun ia meletakkan kesalahan terbesar pada kegagalan dalam menemukan makna didalam sebuah masyarakat yang kosong.Dengan demikian ia menggabungkan elemen-elemen dari pandangan eksistansial dan humanistik dalam memandang kebencian.
e. Pendekatan humanistik menngenai kebencian
Mereka menggaris bawahi pentingnya moralitas, keadilan, komitmen, yang melibatkan pemikiran yang kompleks dan kesadaran diri.kontras dengan para psikoanalis dan neo-analis, para psikolog humanistik lebih banyak berfokus pada individu-individu yang matang dan mencapai aktualisasi diri dibandingkan berfokus pada individu yang penuh kebencian yang banyak sekali jumlahnya. Mereka lebih melihat aspek-aspek yang mengarah pada sisi positif, dari apa yang dikelliru dalam pengasuhan.meskipun demikian, penjelasan humanistik mengenai kebencian individu dapat diturunkan dari teori-teorinya.
Psikolog humanistik Carl Rogers berkeyakinan bahwa emosi negatif berasal dari kurangnya penghargaan positif dalam kehidupan individu,khususnnya yang diberikan oleh orang tua selama masa kanak-kanak.
Abraham Maslow(1968)juga memperlihatkan bahwa berbagai ketakutan keraguan kita mengenai diri sendiri berakar dari ketidak matangan dan kebencian. Ia berfokus pada berbagai kebutuhan akan keamanan yang tidak terpenuhi sebagai penyebab terjadinya orang dewasa yang neurotik. Seperti Rogers, Maslow bersikeras berpendapat bahwa kejahatan dan kebencian bukan lah sisi mendasar dari kepribadian seseorang melainkan merupakan akibat dari defisiensi lingkungan.
f. Kebencian sebagai suatu trait
Bagi para teoris trait , trait-trait seperti agresif merupakan bagian dari organisasi dinamik kepribadian, bagian-bagian kepribadian yang menggiring individu untuk bertindak dengan cara-cara tertentu. Raymond cattel menggunakan analisis faktor untuk menyaring trait-trait manusia yang umum, mengisolasi trait-trait tertentu, yang bila menggejala secara kuat membentuk trait-trait dari seorang pembunuh.
Bagi Hans Eysenck, dimensi kepribadin yang paling relevan dengan kebencian adalah psikotism. Seorang yang tinggi dalam dimensi ini memiliki sifat impulsif, kejam, keras hati, dan antisosial.
Dalam riset terapan mengenai agresi, psikolog seymaur feshbach (1971) memandang kemarahan sebagai suatu reaksi emosional yang mencapai puncaknya dalam bentuk perilaku yang penuh kebencian. Feshbach menemukan bahwa berbagai respon emosional lainnya seprti empati dan altruisme dapat melawan agresi. Artinya, feshbach mengatakan bahwa empati dapat menghambat respon seseorang terhadap konteks sosial yang membangkitkan berbagai perasaan dan perilaku agresif.
g. Pendekatan kognitif terhadap benci
Mereka justru menekankan bahwa bukan pengalaman riil individu,namun cara seseorang menginterpretasikan atau memahami berbagai relasi dan pengalamannyalah yang menentukan tindakan-tindakannya.menurut pandangan ini,kebencian dan agresif tergantung pada bagai mana cara kita belajar menjelaskan dunia.
George Kelly sebagai contoh,melihat pemahaman personal menngenai orang lain. Ia menemukan bahwa beberapa orang tidak membuat banyak pembedaan diantara orang lain mereka cendrung lebih melihat orang lain sebagai sama satu sama lain. Orang yang lebih otoritarian seperti ini,memperlihatkan apa yang oleh Kelly(1963) disebut kognitif simplicity. Hal iini memungkinkan seseorang menganggap seluruh kelompok orang sebagai musuh-musuhnya.
h. Teori belajar:kebencian sebagai perilaku yang dipelajari
Berbagai teori belajar menyatakan bahwa agresi diperoleh melalui berbagai mekanisme yanng sama seperti semua perilaku. Teori belajar klasik menyatakan bahwa emosi yang penuh kebencian merupakan respon – respon yang terkondi, sementara teori belajar operant menekankan peran dari pennguatan dan hukuman dalam membentuk agresivitas yang dipelajari. Teori belajar sosial menggabungkannya dengan menyatakan bahwa perilaku benci merupakan hasil dari modeling, observasi, imitasi, dan vicariously reinforced (sangat dibesarkan).
Memang benar bahwa jika perilaku benci memperoleh penguatan, entah karena itu dapat menarik perhatian, entah karena membangkitkan pujian dari orang lain, atau karena menguntungkan material, maka orang itu akan terus bertindak dengan cara bermusuhan. Pada kenyataan, sebenarnya agresi dapat semakin kuat.
i. Perbedaan budaya yang terkait kebencian
Beberapa masyarakat tergolong bersifat sangat agresif, sedang yang lain hanya memperlilhatkan sedikit permusuhan dalam relasi antarpersonal. Rupanya, ada sesuatu dalam tatanan sosial yang terkait dengan fakta ini.
Bahwa diperbatasan Amerika Serikat, ditemukan bahwa perbedaan budaya memprediksikan perbedaan taraf permusuhan. Nisbett dan Cohen (1996) yang membandingkan bahwa dinegara-negara bagian utara AS dengan negara bagian selatan,menemukan bahwa rata-rata pembunuhan yang lebih tinggi di selatan.
Benci yang salah arah
Dari pengertian dan penjelasan tentang benci diatas kami mengambil kesimpulan bahwa benci yang salah adalah benci yang berlebihan yang menyebabkan orang lain menderita. Contoh: teroris. Dan benci kepada kebenaran.
Biokomia Cinta
Menurut Sternberg, cinta adalah sebuah kisah, kisah yang ditulis oleh setiap orang. Kisah tersebut merefleksikan kepribadian, minat dan perasaan seseorang terhadap suatu hubungan. Ada kisah tentang perang memperebutkan kekuasaan, misteri, permainan, dsb. Kisah pada setiap orang berasal dari “skenario” yang sudah dikenalnya, apakah dari orang tua, pengalaman, cerita, dan sebagainya. Kisah ini biasanya mempengaruhi orang bagaimana ia bersikap dan bertindak dalam sebuah hubungan.
Daniel Goleman (2002 : 411) mengemukakan bahwa cinta adalah salah satu dari macam emosi yang berupa: penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat, dan kemesraan.
Teori-Teori tentang Cinta
a. Penjelasan dari Teori PEA
Ada beberapa tokoh yang menyatakan pendapatnya, yaitu;
Helen Fischer, seorang antropologi dari Amerika serikat, yang melakukan penelitian selama bertahun-tahun yang menyatakan bahwa “Cinta itu tidak abadi!”. Disini ia mengungkapkan dan meneliti cinta yang dilihat dari hubungan antara jenis pasangan terutama yang sedang dilanda asmara, fenomena cinta sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dirasakan. Nah, ketika mata bertemu pandang yang berlanjut pada persentuhan tangan, biasanya orang akan merasakan gejala yang sama:- darah mengalir lebih cepat, semburat merah muncul di pipi, peluh dingin membasahi telapak tangan, bahkan menghela napas pun jadi terasa berat. Dalam situasi seperti inilah hati bagaikan bergolak, disesaki oleh gelora cinta. Amboi indahnya!
Menurut Helen Fischer yang seorang peneliti cinta di Universitas Boston, Amerika Serikat ini lagi, reaksi romantik seperti itu timbul karena kerja sejumlah hormon yang ada dalam tubuh, khususnya hormon yang diproduksi otak. Gelora cinta manusia yang meluap-luap tidak jauh berbedanya dengan reaksi kimia. Malangnya, senyawa antara hormon ini sangat singkat. Dan, berdasarkan teori Four Years Itch yang diumumkannya, daya tahan gelora cinta itu hanya mencapai empat tahun saja. Setelah itu, hancur tanpa kesan lagi.
Sebagaimana yang terjadi pada sebuah reaksi kimia, wujudnya tidak akan pernah kembali seperti semula. Sesungguhnya pula, perasaan yang menghanyutkan dalam masa jatuh cinta tadi bisa dianalisis secara kimia. Jadi, prosesnya dimulai pada saat mata saling bertemu. Tangan yang bersentuhan bagaikan dialiri arus eletrik. Fenomena ini sudah pasti karena reaksi hormon tertentu yang ada di otak, mengalir ke seluruh saraf hingga ke pembuluh darah yang terkecil sekalipun. Inilah yang membuat wajah memerah, dan timbul perasaan “melayang”. Aliran darah yang demikian cepat membuat bernafas pun menjadi berat. Mak serrr.... gitulah.
Ia menentukan beberapa fase kerja hormon dalam otak ketika seseorang sedang jatuh cinta, yaitu sebagai berikut:
· Fase pertama:
Dapat dijelaskan sebagai berikut, Ketika hubungan mata sedang berlangsung, tertanam suatu `kesan’. Pada fase ini otak bekerja bagaikan komputer yang menyediakan sejumlah data, dan menserasikannya dengan sejumlah data yang pernah dirakam sebelumnya. Ia mencari apa yang membuat pesona itu muncul. Kalau sudah begini, bau yang ditimbulkan oleh lawan jenis pun boleh menjadi pemicu timbulnya rasa romantik.
· Fase kedua:
yaitu munculnya hormon phenylethylamine (PEA) yang diproduksi otak. Inilah sebabnya ketika terkesan oleh seseorang, secara otomatis senyum pun terkembang. Spontan, kilang PEA pun aktif bekerja ketika peluit cinta mula dibunyikan. Hormon dopamine dan norepinephrine yang juga terdapat dalam saraf manusia, turut mendampingi. Hormon-hormon inilah yang menjadi pemicu timbulya gelora cinta. Setelah dua tiga tahun, efektivitas hormon-hormon ini mula berkurang.
· Fase ketiga:
yaitu ketika gelora cinta sudah reda. Yang tersisa hanyalah kasih sayang. Hormon endorphins , senyawa kimia yang identik dengan morfin, mengalir ke otak. Sebagaimana efek yang ditimbulkan morfin dan sebagainya, saat inilah tubuh merasa nyaman, damai, dan tenang. Ada hormon lain yang akhir-akhir ini dihubungkan dengan cinta. Diproduksi oleh otak, hormon ini membuat saraf menjadi sensitif. Saat itulah tubuh akan didorong untuk merasakan sensasi cinta. Hormon ini pulalah yang diduga boleh mendorong terjadinya proses orgasme ketika bercinta atau melakukan hubungan seksual.
Ada juga teori cinta dengan pendekatan bioneurologi yang melihat, membandingkan, dan mengamati struktur otak orang gila misalnya, atau psikologi dan fisiologi yang mempelajari kaitan antara perilaku manusia dan pengaruh hormon pada tubuhnya.
Cinta sebenarya sama dengan emosi. Kalau emosi seringkali ditentukan oleh sejumlah hormon (terutama dalam siklus menstruasi), maka hal yang sama juga berlaku dalam proses jatuh cinta.
Menurut Diane Lie seorang psikolog pada sebuah Universitas di Beijing membentangkan teorinya, meskipun urusan cinta dapat dijelaskan secara kimia, namun kecamuk cinta tidak semata-mata hanya ditentukan oleh aktivitas hormon, dan manusia tidak berdaya mengatasinya. Juga tidak selalu berarti bila kadar hormon berkurang, berarti getarannya pun berkurang.
Memang, pemacu semburan cinta (PEA) tadi, memiliki pengaruh kerja yang tidak tahan lama. Hormon yang secara ilmiah memiliki kesamaan dengan amfetamin ini, hanya efektif bekerja selama 2-3 tahun saja. Lama kelamaan, tubuh pun bagaikan imun, `kebal’ terhadap si pemicu gelora.
Masih menurut Diane, proses jatuh cinta itu tidak semata-mata hanya dipengaruhi hormon dengan reaksi kimianya. Apalagi dalam proses orang bercinta hingga menikah, banyak faktor sosial lainnya yang menentukan. Contohnya proses jatuh cinta yang dalam bahasa Jawa disebut sebagai ananing tresno jalaran soko kulino (cinta datang karena biasa berinteraksi). Demikian pula ketika kita marah dan ingin memaki orang lain, hormon memang punya pengaruh khusus, namun tetap ada faktor lain yang ikut menentukanya.
Manusia merupakan makhluk yang paling kompleks. Jika proses reaksi kimia terjadi pada hewan, barulah teori rendahnya daya tahan PEA ini boleh dipercayai. Jadi, teori Helen Fiscer yang disebut Four Years Itch juga boleh dipatahkan. Pendeknya, teori PEA dilandaskan pada pendekatan ilmu eksakta, sedangkan teori Four Years Itch oleh Fischer yang lingkaran penelitiannya mencakup 62 jenis kultur ini, lebih menggunakan pendekatan sosial. Fischer, yang juga penulis buku ” Anatomy of Love “, menemukan betapa kasus perceraian mencapai puncaknya ketika usia perkawinan mencapai usia empat tahun. Kalaupun masa empat tahun itu telah dilalui, katanya, kemungkinan itu berkat hadirnya anak kedua. Kondisi ini membuat perkawinan mereka boleh bertahan hingga empat tahun lebih.
Menurut pandangan Diane, dalam hubungan suami istri atau bercinta, selain cinta, ada hubungan lain yang sifatnya friendship, (persahabatan). Kalau setelah beberapa waktu cinta itu menipis – mungkin karena tersisihkan hal-hal lain, misalnya karena rutin yang dilakukan adalah hal-hal yang sama juga setiap hari, lalu segalanya jadi terasa membosankan.
Nah tentunya sekarang kita sadar, bahwa begitulah proses mengembang-meredupnya cinta. Dengan demikian ini dapat menjadi bahan antisipasi bagi pasangan menikah dan menjadi bahan untuk menemukan cara agar cinta selalu hangat di tengah perjalanan hubungan.
Wallahu a'lam.
Monday, 5 September 2011
Go North
Selesai sudah libur lebaran.... dan juga libur terakhir kita di taon 2011 ini...
Ah kaya gua ikut libur aja huehehe... tapi lumayan juga sih libur kemaren, walaupun gua gak full libur seminggu, tapi cukup menikmatilah gua lah, dateng ke kantor masih wangi, pulang kantor masih ada matahari, ternyata yang bikin capek ke kantor itu perjalanannya ya, kalo gak macet mah kerja gak stress2 amat ;)
Tadi pagi sih jalanan masih blom terlalu ganas, orang masih kecapekan kali ya pulang liburan, anak sekolah juga blom masuk, tunggu nanti anak2 udah mulai sekolah.. hmmm... gua pasti bakal memohon2 minta lebaran lagi :P
Untuk merayakan hari terakhir libur lebaran, kita kemaren makan di hakata ikkousha. Gua udah baca resto ini dimana2, jadi latah pengen cobain juga. Apalagi gua udah males masak, david juga gua kira udah males makan masakan gua (cuma gak berani ngomong aja), stok makanan di kulkas juga udah menipis, ke mall bosen, yasud akhirnya makan di situ deh kita.
Restonya di muara karang, di sebelah kiri jalan kalo dari mega mall, persis sebelum sky tour. Baru sampe udah susah cari parkir. Begitu menginjakkan kaki ke depan restonya udah ada antrian panjang. David langsung menyesal mau kesini, untung ada bangku2 kecil yang masih kosong, jadi gak berdiri antrinya, duduk di bangku kayu yang dialasin busa, cuma gak ada ac ajah.
Setelah kita datang dan duduk antri, ada pasangan juga yang datang, dan tampang cowonya persis kaya david waktu datang hahaha... perpaduan antara tak percaya melihat antrian di depan pintu dan merutuki diri knapa tadi mau diajak ke sini, tapi hopeless gak bisa berbuat apa2, jadi tampangnya lucu banget dah, gua liatnya langsung ketawa sambil bisik2 unjukin ke david, tampang orang itu persis kaya lu tadi deh kikikik :D
Gua duduk di depan sekitar 15 menit, abis itu dipanggil masuk deh ke dalam. Tempatnya gak gede, suasananya kayu2 gitu, gua dapet tempat duduk di depan dapur, jadi gua bisa liat kokinya masak.
Kesan pertama gua disini adalah pegawainya buanyaak. Jadi walaupun rame dan suasana hingar bingar, kita gak bakal tereak2 panggil pelayan minta menu, minta refill, karena mereka selalu beredar di sekeliling kita.
Tukang masaknya juga banyak, di tengah2 resto yang lagi rame2nya mereka masih sempet berdiri2 santai. Gak semuanya pontang panting masak, karena ya itu tadi, pegawainya banyak. Mungkin pikir orang jepang, gapa2 banyak, bayarnya murah ini wuehehe..
Begitu kita duduk, langsung disodorin menu, gak berapa lama, menunya datang. Cepet banget. Makanya walaupun rame, antrinya juga gak lama. Karena udah laper dan males liat2 menu lagi, kita pesen menu favoritnya aja deh, pork ramen, ama pork gyoiza. Minumnya ocha dingin refill.
Kuah ramennya gurih banget, enak. Telornya juga enak, 7/8 matang, putihnya masih lembut, tapi kuningnya gak cair luber2, gimana caranya yah bisa bikin telor kaya gitu, ada alatnya kali ya, kalo gak masa semua telornya sama tingkat kematangannya.
Sedangkan kuahnya sebenernya rasanya udah cukup gurih sih, gak usah ditambahin apa2 juga udah enak, tinggal kasih sambel doank. Tapi karna banyak add ons di depan gua, yah tergelitik lah gua untuk mencoba hehe.. gua tambahin kecaplah, gua tambahin bawang putih lah, jadi makin asinlah kuah gua hihihi..
Bawang putihnya disedian bulet2, ama crushernya, gua jadi pengen beli crusher bawang putih jadinya, kayanya enak tinggal dipencet doank bawang putihnya langsung crot keluar. Gak usah dipotong2 lagi kalo masak.
Kalo david gak usah ditanya, dari liat dia makan seru begitu juga gua tau dia suka. Untunglah ya, kalo gak bisa nyap2 dia, udah macet2 antri2 tapi makanannya gak enak. Tapi mestinya gua pesen chicken ramen aja kali yah.. abis porknya ada lemaknya, gua kan gak doyan lemak (kecuali garing), jadinya lemaknya gua lungsurin ke david deh.
Selagi makan, minuman kita direfill terus, gak usah tereak2 manggil mbaknya. Pelayanan memuaskan deh. Sepertinya yang masak orang indo, tapi supervisornya orang jepang. Jadi abis mereka masak, dikasih icip ke orang jepang itu, kalo orang jepangnya udah bilang ok dengan tanda jempol dan telunjuk membentuk lingkaran, baru deh makanannya disajikan.
Gua jadi keingat si tan - suaminya si nat, kalo ke sana diajakin ngomong bahasa jepang gak ya hahaha.. abis dia lebih mirip orang jepang daripada orang jepang disana :P
Walaupun cuma makan ramen 1 mangkok tapi gua kenyang banget loh. Kata david kuahnya yang bikin kenyang. Mungkin karna kuahnya berasa banget ya, jadinya bikin kenyang. Sebenernya asik juga kalo besok2 balik lagi buat nyobain menu laen, tapi karna masih rame jadi kurang begitu menikmati suasana jadinya. Makannya keburu2, trus penuh jadi berisik banget.
Kelar makan, bawa bill yang ditempel di meja ke kasir. Pertanyaannya berapakah total bill yang harus gua bayar?
Jawabannya 133 ribu hakhakhak.. bukan kuis koookk :D
Pork ramen 38K, ocha 9K, gyoiza 25K.
Abis makan kita pulang deh. Bener2 keluar cuma buat makan siang doank :)
Ah kaya gua ikut libur aja huehehe... tapi lumayan juga sih libur kemaren, walaupun gua gak full libur seminggu, tapi cukup menikmatilah gua lah, dateng ke kantor masih wangi, pulang kantor masih ada matahari, ternyata yang bikin capek ke kantor itu perjalanannya ya, kalo gak macet mah kerja gak stress2 amat ;)
Tadi pagi sih jalanan masih blom terlalu ganas, orang masih kecapekan kali ya pulang liburan, anak sekolah juga blom masuk, tunggu nanti anak2 udah mulai sekolah.. hmmm... gua pasti bakal memohon2 minta lebaran lagi :P
Untuk merayakan hari terakhir libur lebaran, kita kemaren makan di hakata ikkousha. Gua udah baca resto ini dimana2, jadi latah pengen cobain juga. Apalagi gua udah males masak, david juga gua kira udah males makan masakan gua (cuma gak berani ngomong aja), stok makanan di kulkas juga udah menipis, ke mall bosen, yasud akhirnya makan di situ deh kita.
Restonya di muara karang, di sebelah kiri jalan kalo dari mega mall, persis sebelum sky tour. Baru sampe udah susah cari parkir. Begitu menginjakkan kaki ke depan restonya udah ada antrian panjang. David langsung menyesal mau kesini, untung ada bangku2 kecil yang masih kosong, jadi gak berdiri antrinya, duduk di bangku kayu yang dialasin busa, cuma gak ada ac ajah.
Setelah kita datang dan duduk antri, ada pasangan juga yang datang, dan tampang cowonya persis kaya david waktu datang hahaha... perpaduan antara tak percaya melihat antrian di depan pintu dan merutuki diri knapa tadi mau diajak ke sini, tapi hopeless gak bisa berbuat apa2, jadi tampangnya lucu banget dah, gua liatnya langsung ketawa sambil bisik2 unjukin ke david, tampang orang itu persis kaya lu tadi deh kikikik :D
Gua duduk di depan sekitar 15 menit, abis itu dipanggil masuk deh ke dalam. Tempatnya gak gede, suasananya kayu2 gitu, gua dapet tempat duduk di depan dapur, jadi gua bisa liat kokinya masak.
Kesan pertama gua disini adalah pegawainya buanyaak. Jadi walaupun rame dan suasana hingar bingar, kita gak bakal tereak2 panggil pelayan minta menu, minta refill, karena mereka selalu beredar di sekeliling kita.
Tukang masaknya juga banyak, di tengah2 resto yang lagi rame2nya mereka masih sempet berdiri2 santai. Gak semuanya pontang panting masak, karena ya itu tadi, pegawainya banyak. Mungkin pikir orang jepang, gapa2 banyak, bayarnya murah ini wuehehe..
Begitu kita duduk, langsung disodorin menu, gak berapa lama, menunya datang. Cepet banget. Makanya walaupun rame, antrinya juga gak lama. Karena udah laper dan males liat2 menu lagi, kita pesen menu favoritnya aja deh, pork ramen, ama pork gyoiza. Minumnya ocha dingin refill.
Kuah ramennya gurih banget, enak. Telornya juga enak, 7/8 matang, putihnya masih lembut, tapi kuningnya gak cair luber2, gimana caranya yah bisa bikin telor kaya gitu, ada alatnya kali ya, kalo gak masa semua telornya sama tingkat kematangannya.
Sedangkan kuahnya sebenernya rasanya udah cukup gurih sih, gak usah ditambahin apa2 juga udah enak, tinggal kasih sambel doank. Tapi karna banyak add ons di depan gua, yah tergelitik lah gua untuk mencoba hehe.. gua tambahin kecaplah, gua tambahin bawang putih lah, jadi makin asinlah kuah gua hihihi..
Bawang putihnya disedian bulet2, ama crushernya, gua jadi pengen beli crusher bawang putih jadinya, kayanya enak tinggal dipencet doank bawang putihnya langsung crot keluar. Gak usah dipotong2 lagi kalo masak.
Kalo david gak usah ditanya, dari liat dia makan seru begitu juga gua tau dia suka. Untunglah ya, kalo gak bisa nyap2 dia, udah macet2 antri2 tapi makanannya gak enak. Tapi mestinya gua pesen chicken ramen aja kali yah.. abis porknya ada lemaknya, gua kan gak doyan lemak (kecuali garing), jadinya lemaknya gua lungsurin ke david deh.
Selagi makan, minuman kita direfill terus, gak usah tereak2 manggil mbaknya. Pelayanan memuaskan deh. Sepertinya yang masak orang indo, tapi supervisornya orang jepang. Jadi abis mereka masak, dikasih icip ke orang jepang itu, kalo orang jepangnya udah bilang ok dengan tanda jempol dan telunjuk membentuk lingkaran, baru deh makanannya disajikan.
Gua jadi keingat si tan - suaminya si nat, kalo ke sana diajakin ngomong bahasa jepang gak ya hahaha.. abis dia lebih mirip orang jepang daripada orang jepang disana :P
Walaupun cuma makan ramen 1 mangkok tapi gua kenyang banget loh. Kata david kuahnya yang bikin kenyang. Mungkin karna kuahnya berasa banget ya, jadinya bikin kenyang. Sebenernya asik juga kalo besok2 balik lagi buat nyobain menu laen, tapi karna masih rame jadi kurang begitu menikmati suasana jadinya. Makannya keburu2, trus penuh jadi berisik banget.
Kelar makan, bawa bill yang ditempel di meja ke kasir. Pertanyaannya berapakah total bill yang harus gua bayar?
Jawabannya 133 ribu hakhakhak.. bukan kuis koookk :D
Pork ramen 38K, ocha 9K, gyoiza 25K.
Abis makan kita pulang deh. Bener2 keluar cuma buat makan siang doank :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kenapa warga rohingya diusir dari negaranya
Warga Rohingya telah mengalami pengusiran dan diskriminasi di Myanmar selama beberapa dekade. Konflik terhadap etnis Rohingya bersumber da...
-
Lirik dan Kunci Gitar Chord Sezairi - It's You Lirik dan Kunci Gitar Chord Sezairi - It's You Intro : C Em F Fm C here we are unde...
-
Lirik dan Kunci Gitar Demi Kowe - Pendhoza Lirik dan Kunci Gitar Demi Kowe - Pendhoza Intro : Am F G C E Am F G C.. C ...
-
Pada 2018, Google memperbaharui regulasinya dengan mengikutsertakan kecepatan loading di perangkat mobile sebagai indikator SEO. Jadi kecepa...