Showing posts with label Konsultasi Bayi. Show all posts
Showing posts with label Konsultasi Bayi. Show all posts

Thursday, 27 September 2018

Bayi Usia 10 Bulan Belum Bisa Merangkak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Anak saya laki-laki usia 10 blan tapi blm pandai duduk , berdiri sendiri dan merangkak. Setiap kali dirangsang dengan mainan pasti tiarap tapi tidak mau lama seperti entah malas atau berat buat dia tapi sekara g saya lihat dia sudah bisa angkat dada. Cuma dia lebih senang berjalan dipegangin apa mash daam batas normal??


Ditulis oleh Nufa


 


Jawaban Bidanku.com


Salam bunda Naufa

Seperti yang telah di sebutkan dalam artikel

“Para ahli mengemukakan bahwa bayi yang melewati fase merangkak dan langsung berjalan tidak ditemukan memiliki gangguan medis. Sehingga bagi anda sebagai orang tua tidak perlu cemas apabila bayi anda sudah memasuki rentan usia maksimal 10 bulan akan tetapi tidak memasuki fase merangkak melainkan langsung berdiri. Hal ini banyak dialami oleh beberapa bayi dalam memasuki tumbuh-kembang tanpa melalui fase merangkak.”


Semoga membantu, terima kasih




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Anak Sering Gumoh Lewat Mulut Hidung

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Bu saya mau tanya, anak saya dari umur 1bulan sering gumoh lewat mulut dan hidung, apakah itu baik” saja ?

Terimakasih.


Ditulis oleh vanny tamia


 


Jawaban Bidanku.com


Salam Bunda Vanny,

gumoh dan muntah (keduanya berbeda) memang sering terjadi pada bayi, dan hal ini wajar adanya. Dan banyak pula gumoh keluar lewat mulut dan hidung. ini terjadi karena mulut, hidung, dan tenggorokan punya saluran yang berhubungan. Pada saat muntah, ada sebagian yang keluar dari mulut dan sebagian lagi dari hidung. Mungkin karena muntahnya banyak dan tak semuanya bisa keluar dari mulut, maka cairan itu mencari jalan keluar lewat hidung.

Saat gumoh lewat hidung, biarkan saja, hal ini justru lebih baik daripada cairan kembali dihirup dan masuk ke dalam paru-paru karena bisa menyebabkan radang atau infeksi….

gumoh memang sering terjadi pada bayi, namun jika bayi mengalami tanda-tanda berikut baiknya segera bawa ke dokter

– gumoh berlebih

– Penurunan berat badan atau tidak ada kenaikan berat badan

– Infeksi dada berulang

– Muntah disertai darah

– Bayi dehidrasi

– Gangguan pernafasan misal henti nafas, biru atau nafas pendek


Info lengkap mengenai gumoh pada bayi bisa di baca di artikel kami berikut:

bayi muntah setelah diberi asi


Terima kasih semoga membantu




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Wednesday, 26 September 2018

Sariawan Pada Bayi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Assalaamu’alaikum bu bidan 🙂

Anak saya usianya baru 6 bulan, lidahnya ada putihnya, di bersihkan tetap menempel dan di bibirnya ada bintik merah, apa itu trmasuk sariawan jga?


Ditulis oleh Suci Nur’aeni Habibatullah


 


Jawaban Bidanku.com


Hallo Bunda Suci,

Seperti di sebutkan dalam artikel beberapa ciri bayi terkena sariawan “Umumnya anda dapat melihat perubahan pada lidahnya apabila terdapat bagian putih selain residu susu atau adanya bagian merah yang di bagian-bagian tertentu di mulutnya. Bila bayi anda menangis setelah atau sedang mendapatkan ASI maka dapat menjadi salah satu tanda adanya masalah dengan kesehatan mulutnya”

baiknya segera periksakan ke dokter yah bun, karena sariawan dapat mengganggu proses asupan ASI dan pencernaan Bun…


Semoga membantu Bun, cepat sembuh Dedek nya yah Bun…




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Cara Mengatasi Pilek Pada Bayi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Cara Mengatasi Pilek Pada Bayi

Malam bu, anak saya baru 3bulan, sekarang sedang pilek, tp pileknya bening . Mau tanya solusi biar cepet sembuh pakai obat apa yaa ?

Terimakasih .


Ditulis oleh vanny tamia


 


Jawaban  Bidanku.com


Salam Bunda Vanny,

Untuk pemberian obat kami tidak bisa merekomendasikannya, karana baiknya pemberian obat harus disertai diagnosa.

Mungkin kami bisa memberi tips ketika bayi terserang pilek, Tipsnya diantaranya:

1. Berikan selalu rasa hangat pada bayi dan hidungnya tersumbat. Ini dapat melegakan pernafasan dan memberikan kenyamanan pada bayi anda. Anda dapat memandikan bayi anda menggunakan air hangat kemudian menjemur bayi pada saat matahari masih pagi.

2. Beri ASI lebih sering untuk menambah kekebalan tubuh bayi, karena ASI mengandung sistem kekebalan tubuh alami.

3. Jika hidung bayi tersumbat, pijat halus hidung bayi, bisa menggunakan meinyak penghangat bayi, tepuk-tepuk dengan lembut bagian punggunnya juga untuk membantu melegakan pernafasan.

4. Selalu bersihkan cairan/lendir yang mengeras di bagian hidung, bisa menggunakan kapas yang di basahi sedikit dengan air hangat.

5. Atur posisi bayi saat tidur untuk membantu pernafasan saat hidung tersumbat, jadi pada saat hidung kiri bayi anda tersumbat anda

dapat memiringkan tidurnya ke samping kanan dan sebaliknya


Segera perikasakan ke dokter jika bayi masih pilek dalam jangka waktu 5 hari, disertai batuk, suhu tubuh mencapai 39 derajat, bayi jadi rewel..


Semoga membantu, lekas sembuh Dedeknya


Terima kasih




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Cara Menaikan BB Bayi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Selamat malam. Saya memiliki anak usia 30bln. Bb (trakhir ditimbang ketika usia 24bln) 10kg, tb 89cm. Pertanyaan saya, bagaimana cara menaikan bb-nya? Setau saya ideal bagi balita seusianya adalah 12kg. Anak saya tidak suka susu. Sudah sering kali saya coba baik itu uht maupun susu formula, tp tetap tdk diminum. Sedangkan pola makan sehat yg baik termasuk pula susu di dalamnya. Mohon solusinya. Thanks…


Ditulis oleh Astri Ani


 


 


Jawaban Bidanku.com


Salam Bunda Astri,

Memang betul bun usia anak 30 bulan berat badan idealnya adalah 12 kg.

Kenaikan berat badan anak yang baik terjadi karena seimbangnya asupan gizi baik energi, proten, kalsium, zat besi, dll.

Susu, memang betul merupakan salah satu jenis asupan energi yang tinggi yang di perlukan untuk merangsang pertumbuhan anak, akan tetapi susu hanyalah salah satu unsur makanan yang dapat membantu meningkatkan berat badan anak. Dan hal ini pun bisa di carikan alternatifnya. Bunda harus memperhatikan juga asupan gizi lainnya. Usia anak 30 bulan memerlukan 1000 kkal energi (karbohidrat: nasi, mie, pasta, kentang,roti, umbi, dll), protein 25 gr (telur, ikan, daging sapi, tempe, tahu,dll) kalsium 500 mg (susu, keju, yogurt, ikan laut, pisang dll), dan zat besi 8 mg (telur, asparagus, bayam, kacang merah, dll). Sajikan makanan secara seimbang dan bervariasi, dan menarik sehinggan si kecil berselera untuk makan.


Terima kasih, semoga membantu




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Anak susah makan, solusinya apa ya bu ?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Ibu… perkenalkan saya fadhila bunda dari nurul salsabila. begini Bu.. anak saya baru berusia 7 bulan tapi susah kali makannya bu,,,, mohon solusinya ya bu.


Ditulis oleh Fadhila Hanum


 


Jawaban Bidanku.com

Salam bunda….


Bayi susah makan memang seringkali terjadi dan hal ini cukup membuat para ibu menjadi cemas dan khawatir. Hal ini tentunya wajar terjadi karena seorang ibu tidak menginginkan hal buruk terjadi pada buah hati tercintanya yang sedang tumbuh dan berkembang.Ada beberapa tips yang bisa bunda lakukan untuk mengatasinya,diantaranya :


1.Luangkan waktu yang cukup ketika bunda memberi makan si kecil, karena perlu kesabaran dan kelembutan ketika melakukannya.


2.Buatlah waktu makan adalah saat yang menyenangkan bagi si kecil dengan cara menyajikan makanan dengan bentuk yang menarik di atas piring.


3.Berikan dalam porsi yang sedikit dulu supaya bayi tidak merasa berat untuk menghabiskannya.baru setelah ia menyukainya bisa ditambah lagi.


4.Buat makanan si kecil dengan berbagai variasi bentuk, tekstur dan rasa agar si kecil tidak merasa bosan.


5.Berikan contoh kepada si kecil dengan mencoba makanan tersebut dan katakan ‘mmmh’ yang menunjukan bahwa makanan tersebut enak dan anda pun menyukainya.


6.Ajak si kecil makan bersama keluarga pada satu meja makan agar ia bersemangat untuk menghabiskan makanananya.


Demikian tips agar si kecil mau makan.semoga membantu




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Normal gak bun, kalau suhu panas anak bayi 39,4 C ?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Siang bunda,, Begini bunda,, kemarin anak saya demam dan suhu panasnya rata2 38 s/d 39,4 C. udh berbagai cara saya lakukan untuk menurunkan panasnya bun, tetapi tetap saja di 38 & 39 C suhunya, saya jadi takut bunda. Bunda.. apakah suhu panas tersebut msh dibatas normal atau gak ya bun ?

Ditulis oleh Fadhila Hanum


 


Jawaban Bidanku.com


Siang bun..


Suhu normal pada bayi berkisar antara 36,5-37,5 derajat selcius. Karena suhu bayi bunda antara diatas 37,5, tentunya menunjukan bahwa bayi bunda mengalami demam. Segera konsultasikan dengan dokter agar suhu tubuhnya kembali normal.


Perhatikan terus kondisinya jangan sampai demam menyebabkan dehidrasi, kejang atau bahkan hilang kesadaran. Berikan obat penurun panas yang dianjurkan oleh dokter, berikan kompres dengan air hangat dan penuhi kebutuhan cairan dengan memberikan minum lebih banyak dari biasanya untuk menghindari dehidrasi akibat demam. SEmoga lekas sembuh ya bun…


Artikel Terkait


Pertolongan Pertama Pada Anak Demam


Terima kasih




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Berat Badan Tidak Maksimal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Ibu…. perkenalkan saya miftah, saya mempunyai seorang anak berusia 15 bulan, anak saya susah makan dan minum jadi sering gampang sakit. Berat badan nya mencapai 7,8 kg. Yang saya ingin tanyakan bagaimana cara agar anak saya senang makan dan minum sehingga berat badannya meningkat…..

Ditulis oleh Miftah


 


Jawaban Bidanku.com


Halo Miftah, salam kenal…


Anak susah makan memang sering dikeluhkan oleh para ibu.Walaupun tidak mudah, bunda bisa coba tips-tips berikut agar bisa membantu si kecil agar suka makan. Salah satunya adalah :


1. Beri si kecil makan dengan porsi yang sedikit demi sedikit. Hal ini dikarenakan lambung si kecil masih kecil sehingga belum mampu menampung makanan dalam porsi besar.


2. Buat makanan dengan bervariasi. Tawarkan pada si kecil dan biarkan ia memilih makanan yang disukainya.


3. Sajikan makanan dengan menarik sehingga si kecil tertarik untuk memakannya. Misalnya, buat nasi goreng dengan bentuk bebek dsb.


4. Buat waktu makan menjadi hal yang menyenangkan bagi si kecil. Hindari menakut-nakuti atau mengancam anak sehingga mengganggu psikologi anak.


5. Biasakan makan secara teratur untuk membiasakan dan menerapkan kedisiplinan waktu makan pada anak.


6. Beri cemilan sehat ketika si kecil sedang asik bermain dan beraktifitas seperti bola-bola kentang isi wortel dan daging cincang, sus mini isi fla coklat dll.


7. Hindari gaya memaksa dan menakut-nakuti dalam membujuk anak untuk mau makan.


8. Libatkan si kecil ketika akan menyiapkan makanan atau belanja bahan makanan.


9. Minimalkan gangguan selama anak makan. Misalnya, matikan televisi ketika sedang makan, jauhkan buku atau mainan dari atas meja makan.


10. Hindari memberi iming-iming hadiah makanan penutup pada si kecil. Hal ini menyiratkan bahwa makanan penutup merupakan makanan yang baik dan paling enak. Hal ini juga dapat mendorong anak mengkonsumsi banyak makanan manis.


11. Batasi pemberian minuman di sela-sela waktu makan karena dapat membuat anak cepat merasa kenyang.


Demikian bunda,semoga tips tersebut dapat membantu. Terimakasih…




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Flu Singapura

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sore Bu, Saya ingin bertanya, bagaimana jika ibu menyusui terkena flu singapura? apakah masih tetap boleh menyusui bayinya? Kebetulan saya ibu dengan anak berusia 2 tahun. Dan rencananya tetap ingin menyusui sampai lulus S3+. Apa tindakan yang harus saya lakukan? Pencegahannya gimana? Apakah penanganan antara bayi berusia di bawah 1 tahun berbeda juga jika ibunya terkena flu singapura tersebut? terima kasih,

Ditulis oleh dewi sar


 


Jawaban Bidanku.com


Selamat Sore Bun…


Flu Singapura saat ini memang sedang hangat2 nya jadi bahan pembicaraan. Perlu bunda ketahui bahwa flu singapura itu disebabkan oleh virus yang mudah sekali menular. Diantaranya bisa dari percikan cairan dari hidung ketika bersin, air liur yang keluar ketika batuk, cairan dari luka yang melepuh, dan permukaan benda yang sudah terkontaminasi dengan kotoran/tinja penderita.


Ketika menyusui bayi, ibu tentunya sangat dekat dengan bayi dan resiko tertular pada bayi pun sangat besar. Jadi sebaiknya ibu memakai masker ketika menyusui atau bisa juga dengan memerah asi dan diberikan dengan menggunakan sendok sampai ibunya sembuh. Bila anak ibu sudah berusia 2 tahun maka menyapih adalah salah satu jalan terbaik karena usia 2 tahun anak sudah cukup untuk disapih.


Terimakasih…




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Anak Terjatuh Dari Tempat Tidur

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Assalamualaikum Bund…. mohon dibantu… Anak saya berusia 6 bulan. Si kecil terjatuh dari tempat tidur, dan jidatnya terbentur lantai. Tidak ada luka bund, tidak ada memar juga. Hanya saja, sesaat setelah jatuh, bagian yg terbentur agak merah. Namun beberapa saat kemudian, sudah hilang. Menangis saat terjatuh, namun tidak lama, dan anak saya tidak pingsan. Selama 24 jam setelah jatuh, perilaku anak saya tidak banyak berubah, namun keceriaan sedikit berkurang. Apa yang harus saya lakukan bund? Apakah perlu melakukan Ct Scan? Saya ibu muda yang masih hijau dalam hal seperti ini… Mohon bimbingannya… Terimakasi… Wassalam

Ditulis oleh Sintya Yuliana


Jawaban Bidanku.com


waalaikumsallam Bunda


Benturan pada kepala atau trauma kepala dapat dibagi menjadi dua,yaitu :


Trauma kepala yang bersifat eksternal dan internal. Trauma kepala yang bersifat eksternal mengenai bagian luar kepala (kulit kepala) sedangkan trauma bersifat internal dapat mengenai bagian dalam kepala seperti tulang kepala, pembuluh darah pada tulang kepala dan jaringan otak.


Trauma kepala eksternal dapat mengakibatkan aliran darah yang sangat hebat atau dapat mengakibatkan benjol yang baru bisa hilang dalam waktu beberapa hari bahkan minggu. Pendarahan yang banyak, dikarenakan pada kulit kepala terdapat banyak pembuluh darah, yang jika pecah

sedikit saja dapat menyebabkan perdarahan. Sementara benjol terjadi akibat merembesnya darah dari pembuluh vena ke bawah kulit kepala. Sedangkan trauma internal dianggap jauh lebih berbahaya, karena dapat menimbulkan efek yang lebih serius.


Ada atau tidak ada benjolan, bayi yang jatuh harus terus diamati selama 2×24 jam dan diobservasi setiap 2 jam untuk menentukan berat ringannya cedera akibat jatuh. Bila dalam kurun waktu itu suhu

badannya meningkat, muntah, atau bahkan kejang, bawalah segera ke dokter. Ini berarti ada luka dalam yang lebih serius.


Semoga Bermanfaat Bunda




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Mengapa Bayiku Belum Bisa Tengkurap?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Anak saya usia 8 bulan blm bisa merangkak dan tengkurapnya juga jarang jaranf. Dulu lahir prematur usia 32 minggu. Apa ada kesalahan medis ya? Bqgaimana cara merangsang agar bisa tengkurap? Terimakasih. Dari Aminah nur Haqiqi.

Ditulis oleh aminah


Jawaban Bidanku.com


Hallo Bunda Aminah


Normal nya bayi lahir pada usia 34 – 39,40 minggu jika bayi dilahirkan di usia 34 minggu kebawah itu dikatakan prematur. Bayi prematur kemungkinan memang lebih lambat dalam menguasai suatu

keterampilan dibanding bayi lahir cukup bulan. Hal ini di pengaruhi oleh berbagai faktor, sepertinya misalnya ada gangguan saat persalinannya, ada saraf yang terganggu, gangguan pernapasan, dll. Tentunya hal ini perlu di periksa lebih lanjut dengan dokter ahlinya.


Bunda bisa mencoba stimulasi merangkak di bawah ini, namun jangan terlalu di paksakan.


Cara Menstimulasi Bayi Agar Dapat Tengkurap Sendiri


Tengkurapkan bayi pada kedua paha anda secara perlahan. Posisi seperti ini akan membuat kepala bayi tergantung dan melatih dirinya untuk dapat mengangkat kepalanya sendiri.

Mulailah melatih bayi anda untuk tengkurap setiap hari dalam waktu yang seingkat. Bantu bayi untuk membalikkan tubuhnya dan biarkan ia berada dalam posisi tengkurap selama 2-3 menit. Bila bayi telah terbiasa anda bisa meningkatkan durasinya menjadi 7-10 menit sehari.

Jika bayi anda belum dapat mengangkat kepalanya sendiri, maka bantulah bayi dengan cara memberikan sanggahan berupa bantal untuk menopang dagunya. Namun tetap perhatikan pengawasan anda demi keamanaan si bayi.

Posisi lain dalam menengkurapkan bayi, anda bisa meletakan bayi diatas tubuh anda yang terlentang dan biarkan bayi tengkurap. Posisi ini akan menjaga kontak mata bayi dengan anda dan membuat bayi merasa terlindungi.

Selain itu untuk melihat perkembangan dan kemampuan bayi tiap bulannya, bunda bisa membaca artikel-artikel kami berikut


Perkembangan Bayi


Terima kasih semoga membantu




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Pengaruh Kaki x Pada Popok Bayi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Hallo admin, saya ayu ingin menanyakan apakah penggunaan popok bayi dia atas usia 6 bln dan dalam jangka waktu panjang akan berpengaruh saat dewasa nanti? karena berdasarkan di publik saya mendapatkan dari sanak saudara saya yang saat mengikuti tes kesehatan, ia tidak lolos karena terdiagnosa kaki x grade 6. bisa tolong di jelaskan lebih detai. terima kasih

Ditulis oleh Anjayaniayu


 


Jawaban Bidanku.com


Halo Bunda


Kelainan kaki berbentuk X dan O merupakan jenis kelainan yang paling sering ditemukan pada anak balita. Penyebab kelainan ini bukan hanya karena faktor genetik, tapi juga ada sejumlah faktor lain, seperti:


Posisi tidur yang salah, misalnya tengkurap seperti katak. Jika berlangsung lama, kebiasaan ini dapat mengakibatkan gangguan rotasi dan bentuk tungkai.

Kebiasaan duduk yang salah, misalnya duduk dengan posisi kaki membentuk huruf W.

Kebiasaan menggendong yang salah, misalnya saat digendong menyamping, kaki anak dibiarkan melingkari tubuh Anda dan membentuk sudut 90 derajat.

Memakaikan popok sekali pakai dengan cara dan pada saat yang tidak tepat, misalnya terus-menerus pada saat anak sedang belajar berjalan. Hal ini membuat anak sulit menemukan posisi kaki yang stabil.

Memakaikan baby walker, anak yang belum cukup kuat menopang berat tubuhnya akan memaksakan salah satu kakinya untuk menyangga seluruh berat tubuhnya. Akibatnya, tungkai bawah dan pergelangan kaki saja yang terlatih, sehingga terjadi ketidakseimbangan kekuatan otot (muscle imbalance). Penggunaan baby walker memang tidak dianjurkan, karena sering juga menimbulkan kecelakaan pada anak.


Tulisan yang saya tebalkan sebagai jawaban ya bun, sedikitnya ada pengaruh penggunaan popok sekali pakai terhadap tipe kaki X, jadi pergunakanlah popok sekali pakai pada saat yang tepat atau sedang melakukan perjalanan jauh.


Semoga Membantu




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Pup Bayi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Selamat pagi bu bidan, anak saya yg berusia 6 bln sudah 1 minggu ini pupnya sedikit sekali, kira2 sebesar klereng, bahkan sering mengejan dan tidak keluar apa2, sudah dibantu dengan buah2an yg dihaluskan seperti pepaya, pir, buah naga yg dicampur dengan ekstra virgin oil, hasilnya sama saja, pertanyaan saya adalah apakah hal ini normal, atau anak saya mengalami sembelit? Dan bagaimana cara mengatasinya agar pupnya lancar? Terima kasih

Ditulis oleh Ida damayanti


 


Jawaban Bidanku

Pagi Bunda Ida,


Bayi di katakan sembelit jika bayi BAB nya kurang dari 3 kali dalam seminggu, selain itu tanda-tanda bayi mengalami sembelit bisa di lihat dari:


1.bayi sering nangis rewel saat BAB, karena kesakitan


2. Bayi mengalami perut kembung ditambah dengan sering muntah.


3 Berat badan bayi tidak naik


4.Perutnya kadang terasa keras kalau di raba


5.Pup bayi keras dan kadang juga di sertai dengan darah


6. Bayi kadang mengalami panas


Nah apakah si kecil mengalami ini semua Bun? jika ya maka si kecil mengalami sembelit dan baiknya segera periksakan ke dokter.


Jika si kecil tidak mengalami hal tersebut di atas, berarti lambung si kecil sedang mengalami penyesuaian dengan makanan selain ASI. Istilahnya lambung si kecil merasa “kaget” dengan adanya makanan baru, apalagi jika pengenalan MPASI nya langsung dengan makanan padat non serat, seperti nasi. Oleh karena itu bertahaplah dalam meberikan atau mengenalkan MPASI ini, bisa di mulai dari makanan berserat, lembut dan cair seperti bubur buah, bubur sayuran yang telah di haluskan, agar tidak terlalu kaget lambung si kecil. Selengkapnya mengenai pengenalan MPASI ini bunda bisa baca artikel kami: Makanan bayi; Pengenalan Makanan Pendamping ASI Pada Bayi


Untuk mengatasi agar pupnya lancar, bunda selengkapnya bisa baca artikel-artikel kami berikut:


Tips Mengatasi Buang Air Besar Tidak Lancar Pada Bayi


5 Cara Agar Buang Air Besar Pada Bayi Menjadi Lancar dan Teratur


Oh ya tidak ada salahnya Bun, perikasakan si kecil ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan penanganan lanjutannya.


Terima kasih, cepat baik yah Dedeknya




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Perkembangan Bayi 6 Bulan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Bu Bidan saya mau tanya. Bayi saya laki-laki umur 6bulan 2hari. Tapi sampai sekarang bayi saya belum bisa tengkurap sendiri, tapi sudah miring kiri/kanan sendiri. Sudah di stimulan dengan membantunya tengkurap dan memberikannya mainan di depan dia. Bayi saya tidak pernah meraih mainannya walaupun dia bisa fokus dan senyum-senyum lihat mainannya. Apakah motoriknya ada yang salah? bagaimana menstimulannya? apakah wajar? Terimakaish


Ditulis oleh rere


 


Jawaban Bidanku.com


Hi Bunda Rere,


Berikut kami kutip dari artikel kami mengenai kondisi yang sekarang di alami si kecil:


“fase perkembangan tengkurap bayi antara bayi satu dengan bayi lain mengalami perbedaan dan tidak dapat disamakan. Namun saja, secara umum bayi akan mulai bisa melakukan usaha untuk tengkurap sendiri disaat umur 3 hingga 6 bulan.


Untuk itu, bagi para orangtua sebaiknya jangan mengkhawatirkan bayi jika anda mengalami perkembangan telat untuk tengkurap sendiri dibandingkan dengan teman sebayanya sebab banyak faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan bayi untuk dapat menengkurapkan tubuhnya sendiri


Cara Menstimulasi Bayi Agar Dapat Tengkurap Sendiri


Tengkurapkan bayi pada kedua paha anda secara perlahan. Posisi seperti ini akan membuat kepala bayi tergantung dan melatih dirinya untuk dapat mengangkat kepalanya sendiri.


Mulailah melatih bayi anda untuk tengkurap setiap hari dalam waktu yang seingkat. Bantu bayi untuk membalikkan tubuhnya dan biarkan ia berada dalam posisi tengkurap selama 2-3 menit. Bila bayi telah terbiasa anda bisa meningkatkan durasinya menjadi 7-10 menit sehari.


Jika bayi anda belum dapat mengangkat kepalanya sendiri, maka bantulah bayi dengan cara memberikan sanggahan berupa bantal untuk menopang dagunya. Namun tetap perhatikan pengawasan anda demi keamanaan si bayi.


Posisi lain dalam menengkurapkan bayi, anda bisa meletakan bayi diatas tubuh anda yang terlentang dan biarkan bayi tengkurap. Posisi ini akan menjaga kontak mata bayi dengan anda dan membuat bayi merasa terlindungi.”


Sumber : Mengetahui Kapan Bayi Bisa Tengkurap Sendiri




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Bayi alergi atau intoleransi laktosa?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Assalamualaikum wr wb Bayi saya usia 3 bulan dan minum susu formula Morinaga BMT PHP. Saat ini berat badan anak saya 5.3 kg. Relatif kurus jika dibandingkan dgn bayi pada umumnya. Bayi saya sangat sulit naik BB nya, sangat agresif tangan dan kakinya,badan sering kaku jika digendong,mata juga suka melihat ke atas. Sekitar seminggu lebih bayi saya diare (pupnya encer tanpa ampas) dan berbau sangat menyengat. Apakah bayi saya menderita alergi susu atau intoleransi laktosa ya Bu?saya sangat bingung kira2 susu apa yang cocok dan bisa menaikkan BB anak saya? Terima kasih Wassalamu’alaikum wr wb

Ditulis oleh Siti munawaroh


 


Jawaban Bidanku.com


Waalaikum Salam Bunda Siti,


Baiklah Bun, sebelumnya kita jelaskan dulu mengenai apa itu alergi susu dan apa itu Intoleransi Laktosa


Apa itu alergi susu ? Alergi susu merupakan respon abnormal dari sistem kekebalan tubuh terhadap susu dan produk olahannya. Alergi susu terjadi saat sistem kekebalan tubuh salah menginterpretasikan kandungan protein di dalam susu sebagai substansi yang berbahaya bagi tubuh, sehingga memicu reaksi alergi dan mempengaruhi banyak organ di dalam tubuh. Konsumsi susu yang sedikit saja bisa menyebabkan reaksi alergi yang cepat dan parah. Reaksi bisa terjadi dalam beberapa detik hingga beberapa menit setelah konsumsi produk susu.


Gejala alergi susu yang timbul biasanya mual, sesak nafas dan muntah. Setelah beberapa menit reaksi berkembang menjadi diare, kram perut, gatal pada kulit, bengkak pada bibir.


Inttoleransi laktosa adalah kondisi ketidakmampuan seseorang untuk mencerna laktosa, yaitu gula yang terdapat pada susu dan produk olahannya. Gejalanya adalah kembung, mulas, muntah dan diare. Jadi bunda intoleransi berbeda dengan alergi susu meskipun gejalanya hampir sama tetapi mekanisme nya berbeda. Perbedaan lainnya adalah pada alergi susu penderita harus menghindari semua makanan yang mengandung susu sedkit saja bisa menimbulkan reaksi berbahaya pada tubuh. Sedangkan penderita intoleransi laktosa penderita masih bisa mengkonsumsi susu dan produk olahannya.


Jika kami di tanya susu apa yang terbaik untuk menaikan berat badan?, dengan tegas tentu akan kami katakan adalah ASI. Karena ASI telah di ciptakan begitu sempurna untuk memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi, bahkan susu formula termahal sekalipun tidak akan bisa menandingi kandungan nutrisi yang terdapat di dalam ASI. Selain itu begitu banyak manfaat yang di rasakan, salah satunya ASI bukannya membuat bayi menjadi sakit/alergi tapi justeru malah memberikan sistem kekebalan tubuh secara alami. Selengkapnya: Dashyatnya Manfaat Air Susu Ibu (ASI)


Namun mungkin bunda punya kendala atau halangan tertentu yang membuat tidak bisa memberikan ASI ekslusif yah… Untuk memberikan rekomendasi susu formula, kami tidak dapat memberikan jawabannya, karena harus dilakukan pemeriksaan dulu. Alergi susu bisa terdeteksi dengan adanya pemeriksaan dokter, sebaiknya segera periksakan bayinya untuk mengetahui penyebab dari gejala tersebut bunda, nanti setelah ada hasil pemeriksaan dokter akan menyarankan susu apa yang cocok buat anak bunda.


Selengkapnya mengenai hal ini bisa di baca di artikel kami: Perbedaan Alergi Susu dan Intoleransi Laktosa Pada Anak


Terima kasih Bunda, semoga bermanfaat jawaban kami




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tuesday, 25 September 2018

Pusar Bayi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Hai ibu bidan,saya ingin bertanya anak saya umur 3 minggu skrg.tali pusarnya tidak lepas sndiri,tp terlepas karena tersenggol oleh kakinya sendiri,seharusnya tali pusarnya itu terlepas 2/3 hari lagi..jd pusarnya itu belum kering..saya ksh obat trs kemudian kering..sekarang basah lagi dan agak bengkak memerah disekitarnya..apa itu tidak apa2?dan bgmn cara mengatasinya? Dia jg sering kali muntah/gumoh kata orgtua..apa itu jg tidak apa2?

Ditulis oleh Fransiska


 


Jawaban Bidanku.com


Hi juga Bunda


Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir menjadi hal yang perlu diperhatikan. Tali pusat bayi baru lahir yang tersisa 2-3 cm inilah yang harus mendapatkan perawatan khusus supaya tali pusat cepat kering dan tidak terkena infeksi. Proses pelepasan tali pusat biasanya terjadi 1-3 minggu setelah lahir. Seharusnya biarkan tali pusar lepas sendiri hal ini akan membuat bayi lebih nyaman dan tidak merasakan sakit, namun yang terjadi pada bayi bunda sekarang adalah tali pusar yang tersenggol kaki dengan kata lain lepas “tertarik paksa” sebelum waktunya, hal ini tentu saja akan menimbulkan rasa sakit pada bayi. Kondisi Memerah sekaligus bengkak merupakan salah satu tanda adanya infeksi, baiknya segera hubungi ahlinya untuk pengobatan yang tepat guna menghentikan infeksi dan penyebarannya. Lebih jelas di artikel kami: Perawatan Bayi Baru Lahir


Gumoh sangat wajar terjadi pada bayi dibawah 2 tahun, si kecil mengalami gumoh karena lingkaran otot pada bagian bawah esofagusnya belum dewasa jadi terkadang membuat makanan dari perutnya kembali ke esofagus. Selain itu posisi menyusi yang salah bisa menjadi penyebab gumoh, kelebihan ASI dan juga karena bayi yang terlalu aktif (baca: Cara Menyusui Yang Benar). Meskipun wajar namun bunda harus tetap waspada, karena jika gumoh berlebih akan menyebabkan berbagai komplikasi yang tentu menghambat pertumbuhan bayi.


Beberapa hal yang patut di waspadai sehubungan dengan gumoh:


· Penurunan berat badan atau tidak ada kenaikan berat badan


· Infeksi dada berulang


· Muntah disertai darah


. Bayi dehidrasi


· Gangguan pernafasan misal henti nafas, biru atau nafas pendek


‎Akan tetapi ingat satu hal jaga supaya gumoh nya tidak masuk kedalam saluran ‎pernapasan karena hal itu sangat berbahaya, tidurkan bayi nya ke posisi miring agar menghindari gumoh masuk ke saluran pernapasan.


Selengkapnya bisa di baca: Bayi Muntah / Gumoh Setelah Di Beri ASI


Semoga Bermanfaat Bunda




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

bayi umur 2 bulan sudah 4 hari tidak pup

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bu saya mau bertanya… bayi saya umur 2 bulan sudah 4 hari tidak pup. tetapi malah sering terkentut. sebelumnya pups setiap hari. apakah yang dialami bayi saya ini tidak apa apa.

Ditulis oleh yalita


 


Jawaban Bidanku.com


Hallo Bunda Yalita,


Tiap bayi pasti memiliki siklus dengan pola tertentu, termasuk dalam pola buang air besar . Kebiasaan buang air besar pada bayi dipengaruhi oleh banyak faktor, pola makan, minum, aktifitas dan seberapa cepat kemampuan tubuh bayi mencerna makanan yang masuk adalah perihal yang berdampak kepada sering bayi buang air besar jika salah satu faktor berubah, maka telat buang besar mungkin terjadi.


Pada usia 0-5 bulan dan bayi nya mengkonsumsi hanya ASI secara ekslusif buang air besar seminggu sekali itu masih bisa dikatakan normal bunda.


Meski perubahan salah satu faktor diatas terjadi tetap ada batas toleransinya. Berikut adalah gejala ketika bayi mengalami gangguan buang air besar atau konstipasi/sembelit


Batas buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu,

Bentuknya keras tidak seperti biasanya

Bayi terlihat kesakitan pada saat buang air besar.

Perut kembung hingga menurunkan nafsu makan

Bayi terlihat rewel dan sering menangis

Selengkapnya bisa di baca di : Kenali Penyebab Buang Air Besar Tidak Lancar Pada Bayi


Jika bayi bunda mengalami gejala di atas, baiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan atau tindakan selanjutnya.


Jika bayi bunda tidak mengalami gejala di atas, baiknya tenang aja dulu, awasi perkembangan selanjutnya, bunda bisa melakukan beberapa hal berikut agar bab nya lancar:


coba lakukan beberapa kali gerakan kaki bayi secara perlahan seperti mengayuh sepeda saat posisi bayi terbaring, hal ini dilakukan untuk merangsang usus besar bayi sehingga membantu melepaskan gas dan kotoran yang mungkin tersendat dan terjebak dengan cepat.

Perbanya konsumsi ASI namun masih dalam taraf yang wajar, karena ASI dapat membantu memperlancar BAB bayi

Pijatan ringan dan lembut pada perut bayi, bisa menggunakan sedikit minyak penghangat untuk membantu meringankan perut bayi.

Bayi berendam di air hangat untuk lebih menenangkan dan meringankan perut bayi.

Selengkapnya baca: 5 Cara Agar Buang Air Besar Pada Bayi Menjadi Lancar dan Teratur


Semoga Membantu, Terima kasih




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Vitamin Bayi 4 Bulan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

siang dok, mau tanya. boleh tidak bayi 4 bulan diberi vitamin untuk daya tahan tubuhnya biar kuat(tdk mudah sakit)?


Ditulis oleh putri fitriani


 


Jawaban Bidanku.com


Hallo Fitriani,


Tidak perlu Bun, karena semua aspek imunologik sudah terkandung dalam ASI.


ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi.

Immunoglobulin A (Ig.A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori Ig.A tidak diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan.

Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat zat besi di saluran pencernaan.

Lysosim, enzym yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi.

Sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibodi pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibodi saluran pernafasan, dan Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) antibodi jaringan payudara ibu.

Faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.

Selain aspek imunologik, ASI juga memiliki kelebihan lain mencakup aspek gizi, aspek psikologs, aspek kecerdasan dan masih banyak lagi. Mengenai hal ini selengkapnya bisa di baca di Manfaat Air Susu Ibu (ASI) Dilihat Dari Berbagai Aspek.


Artikel lainnya juga bisa di baca: Manfaat ASI


Oh yaa kita bukan dokter yah tapi bidan 🙂


Terima kasih




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

bicara pada anak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Malam Bu… Anak sy usia 18 bulan, sy punya masalah dgn anak sy yaitu sampai saat ini dia belum bisa ngomong, bisanya cm mengucapkan kata icak utk cicak dan ba, ma pa..tapi dia sdh mengerti apa yg sy ucapkan dan melakukan apa yg sy perintahkan, cuma kesulitannya ya itu di bicaranya aja. Gimana ya bu cara spy dy bisa lancar bicara. Apa hal seperti ini bisa di katakan normal utk anak seusia dia ? Mohon bantuannya..makasih.


Ditulis oleh Oliana Maatu

Jawaban Bidanku.com


 






Untuk anak dengan usia 18 bulan, “pada umumnya” sudah memiliki kemampuan bicara sebagai berikut:



  • Mampu menyebutkan antara 10-20 kata dasar, meskipun dalam beberapa kata masih ada yang belum sempurna dalam penyebutannya, ya seperti cicak menjadi icak.

  • Sudah mulai belajar mengucapkan 2 kata sekaligus

  • sudah mulai belajar menggunakan kata tanya, seperti “mana mama”

  • sudah mampu memahami dan mengulang kata-kata dasar yang di ucapkan oleh bunda kepadanya, meskipun masih belum sempurna pengucapannya.


Jika bayi bunda belum mampu melakukan seperti yang di sebutkan di atas, bunda bisa melakukan stimulasi dengan cara, seperti:



  • Coba bunda berbicara dengannya penuh dengan ekspresi dan bisa sambil bergerak. Misal “mari kita makan” sembari bunda memegang dan menggoyang-goyangkan piring makan si kecil, di barengi dengan ekspresi bunda yang menyenangkan.

  • Selalu puji setiap perkembangan yang telah si kecil capai.

  • cobalah menyanyikan lagu sederhana untuknya secara berulang-ulang.

  • Selalu jelaskan apa yang sedang si kecil hadapi, entah saat dia melihat-lihat buku, menonton telvisi, dll.

  • Sering-seringlah orang tua mengajak bermain si kecil, dan jadilah teman yang di anggap sebayanya, jadi bunda bisa pura-pura menjadi anak kecil dalam bermain.

  • Bersabar dan jangan pernah bosan untuk terus melatih kemampuan berbicaranya


Jika setelah upaya tersebut sering kali di lakukan, namun bunda melihat ternyata memang tidak ada perkembangan, tidak ada salahnya bunda bisa bawa ke dokter untuk berkonsultasi mengenai hal ini. Ada baiknya juga anak di periksakan se dini mungkin untuk melihat apakah ada kelainan atau tidak pada perkembangan anak.


Demikian bunda semoga bisa bermanfaat








Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Anak Susah Makan,,,, Apa Perlu Ganti Susu ?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Siang Bunda….. Perkenalkan saya Fadhila.. sekarang ini bunda saya lagi bigung untuk mengadapin anak saya yg susah x untuk makan. pertanyaan ini juga sudah pernah saya tanyakan sama bunda tp tdk ada perubahan sama sekali, skrg ini anak saya mau msk usia 9 bulan. malah terpintas di benak saya untuk memberinya susu makan (pediasure). Dan yg mau saya tanyakan apakah boleh dan apakah tdk mempengaruhi pencernakannya ya bun ?


Ditulis oleh Fadhila Hanum








Siang Bunda,


Anak susah makan memang merupakan salah satu masalah yang banyak dihadapi para orang tua.Sebagian besar orang tua merasa khawatir dan itu adalah hal yang wajar karena kita tahu bahwa makanan sangat penting peranannya untuk pertumbuhan dan perkembangan anak kita. Perlu bunda ketahui bahwa ada 7 faktor yang harus diperhatikan dalam hal pemberian makan pada bayi dan anak. Yaitu :



  1. Faktor usia. Sampai dengan usia 0-6 bulan bayi hanya memerlukan asi saja untuk kebutuhan nutrisinya. Usia 6-9 bulan, ASI hanya memenuhi 2/3 dari kebutuhan nutrisi.1/3 bagian lagi didapat dari makanan pendamping ASI. Usia 9-12 bulan ASI hanya memenuhi 1/2 kebutuhan nutrisi bayi, 1/2 lagi dari makanan pendamping ASI. Dan usia 12-24 bulan ASI hanya memenuhi 1/3 kebutuhan nutrisi bayi, 2/3 lagi dari makanan pendamping ASI.

  2. Faktor Frekwensinya ( seberapa sering pemberiannya )

  3. Faktor Jumlahnya ( seberapa banyak makanan yang diberikan )

  4. Faktor Teksturnya ( bagaimana kekentalannya )

  5. Faktor Variasi ( jenis-jenis makan yang diberikan )

  6. Faktor Kebersihan

  7. Faktor Responsif ( kepekaan orang tua terhadap pola makan anak )


Nah bunda, hal-hal diatas tersebut perlu diperhatikan oleh bunda ketika memberi makan bayi bunda. Jadi karena bayi bunda berusia 9 bulan, maka sebetulnya 2/3 dari kebutuhan nutrisinya sudah terpenuhi dari ASI. Artinya yang 1/3 lagi bunda bisa mencobanya memberikan makanan secara perlahan dan bertahap. Mencoba berbagai jenis makanan dengan berbagai variasi bentuk dan rasa yang tentunya jangan lupa memperhatikan ke-7 faktor diatas. Jangan cepat bosan dan putus asa untuk mencoba menemukan makanan yang akan disukai si kecil karena bunda punya cukup waktu untuk mencobanya.


Memberikan susu bernutrisi tinggi saya rasa belum saatnya, karena terlalu dini untuk memutuskan bayi anda susah makan sebelum melakukan upaya yang optimal. Beri waktu bayi bunda untuk mengenal berbagai jenis makan yang belum pernah ia kenal,sebelum ia hanya dapat makanan dari sufor bernutrisi tinggi.


Baik bunda, selamat mencoba yah…








Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kenapa warga rohingya diusir dari negaranya

  Warga Rohingya telah mengalami pengusiran dan diskriminasi di Myanmar selama beberapa dekade. Konflik terhadap etnis Rohingya bersumber da...