Showing posts with label Setting Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Setting Mikrotik. Show all posts

Saturday, 27 February 2016

Tutorial Bandwidth Mikrotik : Limited Download, Unlimited Browsing Menggunakan Layer 7

Limited Download dan Unlimited Browsing adalah salah satu teknik manajemen Bandwidth yang efektif untuk membagi bandwidth secara adil. Karena, jika bandwidth download tidak dibatasi, maka akan menggangu kecepatan internet pengguna lain dalam satu jaringan. Akibatnya, jika ada beberapa pengguna yang melakukan download apalagi menggunakan IDM, maka pengguna lain yang cuma browsing tidak kebagian bandwidth.

Nah, untuk mengatasi hal ini, maka teknik Limited Download dan Unlimited Browsing ini kita terapkan. Pada Mikrotik, teknik ini bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satu cara yang simpel dan efektif adalah menggunakan filter Layer 7 Protocol. Yang belum tau apa itu Layer 7 Protocol, silakan baca disini.

Oke, kita mulai Tutorial Bandwidth Mikrotik : Limited Download, Unlimited Browsing menggunakan Layer 7 Protocol.

1. Buat daftar extensi file yang masuk filter download di Layer 7 protocol. Silakan copy dan paste script berikut ke Terminal Mikrotik kemudian tekan enter. Jika ekstensi file nya dirasa kurang banyak silakan ditambahkan sendiri.

/ip firewall layer7-protocol add comment="" name=donlotan regexp="^.*get.+\\.(exe|rar|zip|7z|cab|asf|mov|wmv\ |mpg|mpeg|mkv|avi|flv|pdf|wav|rm|mp3|mp4|ram|rmvb|dat|daa|iso|nrg|bin|vcd|\ mp2|3gp|mpe|qt|raw|wma|ogg|doc|deb|tar|bzip|gzip|gzip2|0[0-9][0-9]).*\$"

2. Buat Firewall Mangle untuk menandai paket yang mau dilimit. Silakan copy paste juga script berikut ini ke Terminal dan tekan enter. Kita cukup menggunakan 1 Mangle saja, simpel kan? :D


/ip firewall mangle add action=mark-packet chain=forward comment=Donlotan disabled=no \ layer7-protocol=donlotan new-packet-mark=paket-donlot passthrough=no protocol=tcp



3. Silakan cek apakah script tadi berhasil dieksekusi menjadi setingan atau tidak.
Cek Setingan Layer 7 protocol : IP --> Firewall --> Layer7 Protocol

Cek Setingan Mangle : IP --> Firewall --> Mangle




4. Selanjutnya buat limit bandwidth nya dengan Queue. 
Queue Type : Masuk ke Queue --> Queue Types --> add
- Beri nama limit dl
- Kind : pcq
- Rate : 64k (silakan sesuaikan dengan keinginan berapa max speed download nya)
jika diisi 64k, maksudnya membatasi kecepatan download 64 kbps dibagi 8 --> 8 KB/s
jika ingin lebih tinggi bisa saja diisi 256k sehingga throughput : 256/8 = 32 KB/s
NB : ingat 1 byte = 8 bit
Silakan diisi sesuai keinginan anda.
- Setingan lainnya biarkan saja, lihat gambar berikut ini :



Queue Tree : masuk ke Queue --> Queue Tree --> add
- Beri nama : Limit Download
- Parent : global (Router OS saya versi 6, cuma ada satu parent global)
- Packet Marks : paket-donlot
- Queue Type : limit dl
- Max Limit : 64k (Sesuaikan dengan kebutuhan anda)
Anda juga bisa memanfaatkan fitur Limit At, silakan baca disini untuk penjelasan lebih lengkap :
Cara Membatasi (Limit) Bandwidth Mikrotik


5. Setingan selesai. Jadi setingan di atas membatasi bandwidth download sebesar 64kbps = 8KB/s.

6. Coba cek apakah setingan sudah benar dengan melakukan tes download file :
Sebelum menggunakan Limit Download :


Setelah menggunakan Limit Download :

Oke, demikianlah Tutorial Bandwidth Mikrotik : Limited Download, Unlimited Browsing Menggunakan Layer 7 Protocol. Silakan anda praktekan sesuai dengan kondisi jaringan anda. Selamat mencoba :)

Sunday, 8 November 2015

Mengganti Tampilan Halaman Error Webproxy Mikrotik

Tampilan Halman error pada Webproxy Mikrotik dapat kita rubah sesuai keingininan. Tampilan asli halaman error web proxy Mikrotik adalah sebagai berikut :
 
Kita dapat merubah tampilan tersebut dengan mengganti/merubah script yang ada di file /webproxy/error.hrml pada mikrotik. 


Namun jika direktori dan file tersebut tidak muncul di Mikrotik, maka anda harus mereset file HTML nya.
1. Masuk ke menu IP --> Web Proxy --> Reset HTML


2. Copy file error.html via File List atau akses FTP Mikrotik


3. Silakan anda edit filenya atau ganti dengan error page anda sendiri.

4. Yang perlu diperhatikan adalah, tidak semua kode HTML dapat dieksekusi di halaman error ini. Misalnya : tidak dapat menampilkan gambar atau animasi lainnya.

5. Jika anda ingin menambahkan gambar pada halaman error nya, file gambar nya bisa dirubah dulu ke dalam base64 string di web ini
http://webcodertools.com/imagetobase64converter

6. Selanjutnya bisa masukkan code HTML hasil convert nya ke halaman error tadi. Contoh nya seperti ini :


7. Hasilnya seperti ini :


Oke sekian dulu Tutorial Mengganti Tampilan Halaman Error Webproxy Mikrotik ini. Silakan anda coba :)

Saturday, 7 November 2015

Cara membagi bandwidth dengan mikrotik rb750

Dalam membangun sebuah jaringan internet terutama pada jaringan di warnet, sebaiknyalah kita menggunakan mikrotik agar jaringan yang kita bangun menjadi sebuah jaringan yang stabill.
Pada kali ini saya akan mencoba menulis cara menbagi bandwidth dengan mikrotik dengan melimit atau membatasi bandwidth pada tiap-tiap client dan ini juga yang saya terapkan di jaringan warnet saya dan mikrotik yang digunakan adalah mikrotik rb750..
Dan kali ini agar pembahasannya tidak terlalu panjang saya tidak akan membahas cara seting mikrotik langsung saja kita anggap antara mikrotik dan modem sudah terhubung ( sudah conected)kita hanya tinggal membagi atau membatasi bandwidth pada tiap-tiap client saja.
Berikut langkah-langkahnya :

Sebelum kita masuk ke mikrotik  pastikan dulu bahwa kita sudah mengatur IP pada tiap-tiap client, contoh yang terdapat diwarnet saya terdiri dari 12 Client :
PC 1 = IP nya 192.168.11
PC 2 = IP nya 192.168.12
PC 3 = IP nya 192.168.13
dan seterusnya.....
contoh di PC 1 seperti gambar dibawah ini:



Setelah itu kita buka Mikrotik tentunya menggunakan winbox  setelah masuk pada mikrotik kemudian langkah selanjutnya :
1.masuk ke queues, 
2. lalu masuk ke simple queues
3. lalu klik tanda +  sperti pada gambar dibawah ini


dan akan tampil seperti gambar dibawah ini:
 

4. kemudian pada kolom :
  • nama kita kita masukan nama sesuai keinginan kita, kalau saya PC 1 dinamai Client1
  • Target Addres kita masukan angka sesuai IP pada PC target
  • Target Download kita masukan bandwidth sesuai kebutuhan
  • Target Upload kita masukan bandwidth sesuai kebutuhan
  • Klik OK
Lihat gambar dibawah ini

Kemudian untuk PC berikutinya ulangi langkah 3 dan 4 kemudian ulangi lagi sampai semua PC.
Untuk memasukan Target Download dan Target Upload kita harus benar-benar membagi sesuai paket internet yang kita gunakan dengan jumlah PC dan target pemakaian user
ini adalah contoh yang  digunakan diwarnet saya dengan paket internet 2 Mbps(Speedy), jumlah Client 12.
Karena banyak yang main youtube, game online seperti LostSaga,Point Blank, dsb dan ada juga yang mengunduh lagu atau file lainnya maka supaya ketika ada yang ngunduh agar supaya yang sedang main youtube tidak nge Buffer, yang main game online tidak ngeleg,dan yang ngunduhnyapun lumayan cepet untuk itu setiap client saya beri batas maksimal download nya 800Kbps dan kita ketikan 800k pada kolomnya, dan maksimal Upload 256Kbps dan kita ketikan 256k pada kolomnya, dari beberapa komposisi yang telah saya coba komposisi inilah kalau menurut saya yang paling bagus. dan silahkan agan-agan mencobanya.
Dan hasil akhirnya akan  seperti gambar dibawah ini

Ngomong-ngomong sudah malem dan yang main warnet pun sudah pada pulang sekian dulu dari saya, mohon maaf bila banyak kesalahan maklum sambil nuggu server agak kurang fokus dan sedikit sibuk hehehe....semoga bermanfaat selamat mencoba dan Sukses selalu
Wassalam...

Thursday, 5 November 2015

Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch - Routerboard Mikrotik adalah suatu perangkat jaringan yang serba guna. Kita bisa memanfaatkan Mikrotik sebagai Router, Proxy, DHCP Server, VPN, bahkan Switch. Pada artikel kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch. Settingan kali ini terbilang mudah, karena anda tidak perlu menyetting mikrotik dari awal, cukup dengan konfigurasi yang telah ada dan ditambahkan dengan mengaktifkan fitur switchnya. Pada tutorial kali ini digunakan Mikrotik RB750 yang memiliki 5 port ethernet. Anda dapat menyesuaikan dengan perangkat Mikrotik anda masing-masing.

Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Routerboard Mikrotik RB750 telah disediakan fungsi switch, yang mana jika sobat menginginkan men-share internet lebih dari satu komputer atau pada umumnya topologi yang digunakan kebanyak internet di share melalui media wifi dan lan menggunakan kabel.

Oke langsung saja pada pokok masalah, berikut ini setting yang admin gunakan yaitu melalui winbox :

  1. Login ke mikrotik anda menggunakan winbox
  2. Pada menu "Interface" akan nampak seperti gambar berikut

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Dari gambar diatas akan sobat temukan Interface "Local" yang mengarah pada jaringan lokal (LAN) dan Interface "Public" yang mengarah pada internet (modem), juga terdapat ether3, ether4 dan ether5 yang nantinya kita setting sebagai switch.

  3. Klik 2X pada interface ether3, ether4 dan ether5 kemudian setting sebagai berikut.
    Pada interface ether3, ether4 dan ether5 pilih tab "General" kemudian isikan :

    • Name : ether3 (atau dengan nama lain)
    • ARP : enable
    • Master Port : Local (interface yang mengarah pada lan)
    • Pilih OK

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Settingan yang sama pada ether4 dan ether5, yang membedakan hanya nama interfacenya.

  4. Langkah selanjutnya kita akan membuat rule pada IP Firewall.

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

  5. Selanjutnya akan muncul jendela "Firewall" kemudian pilih "Filter Rules". Disini kita akan menambahkan rule agar ether3, ether4 dan ether5 dapat mengakses internet dengan mendapatkan IP dhcp, berikut settingannya :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

  6. Klik tanda tambah yang berwarna merah untuk membuat rule seperti gambar poin 5, selanjutnya setting seperti gambar berikut :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : input
    • Protocol : 1 (icmp)
    Pada tab "Action" pilih "accept" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK"

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

  7. Buat rule baru dengan cara yang sama seperti poin 6 kemudian isikan seperti gambar berikut :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : Input
    • Connection State : established
    Pada tab "Action" pilih "accept" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK" (sama dengan poin 6)

  8. Buat rule baru lagi langkah-langkahnya sama dengan poin 7, hanya saja pada "Connection State" dipilih "related" dan pada tab "Action" pilih "Accept", lihat gambar berikut :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

  9. Langkah terakhir adalah dengan membuat rule baru lagi seperti gambar berikut :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : Input
    • In.Interface : Public
    Pada tab "Action" pilih "drop" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK" (sama dengan poin 6)

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

Reboot routerboard anda kemudian tes pada slot ether3, ether4 dan ether5 kemudian ping ke yahoo jika reply maka settingan kita sudah benar, sekarang routerboard miktorik rb750 anda sudah bisa menjadi router yang handal sekaligus bertindak sebagai switch.

Demikianlah tutorial Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch. Selamat mencoba dan semoga sukses :)

Kenapa warga rohingya diusir dari negaranya

  Warga Rohingya telah mengalami pengusiran dan diskriminasi di Myanmar selama beberapa dekade. Konflik terhadap etnis Rohingya bersumber da...