Wednesday, 15 May 2019

12 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cara-mengatasi-flek-hitam-doktersehat

DokterSehat.Com – Cara menghilangkan flek hitam banyak sekali dicari anak muda dan remaja yang mengalami masalah kepercayaan diri karena jerawat pada wajahnya. Di samping membuat tampilan wajah menjadi lebih kusam dan kurang segar, jerawat pun bisa membekas dan memberikan flek-flek hitam yang bisa bertahan hingga waktu yang sangat lama.

Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat

Adanya flek-flek hitam bekas jerawat tentu bisa memengaruhi kepercayaan diri dengan signifikan. Nah, Teman Sehat! beruntung kini ada beberapa cara alami dan produk topikal yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan flek-flek hitam tersebut. Berikut ini 12 cara menghilangkan flek hitam di wajah yang bisa kalian lakukan:

1. Madu

Banyak orang yang memilih untuk memakai obat-obatan, khususnya obat oles demi menghilangkan berbagai masalah flek hitam akibat jerawat ini. Padahal, kita juga bisa memakai cara alami yakni dengan memakai madu. Madu sendiri memang memiliki banyak khasiat, baik bagi tubuh dan menghilangkan flek hitam bekas jerawat pada kulit wajah.

Madu memiliki kandungan antibakteri yang mampu memudarkan bekas jerawat yang menghitam. Caranya, oleskan madu pada flek hitam bekas jerawat sesaat sebelum tidur kemudian bersihkan wajah dengan air di pagi hari. Cara ini bisa dilakukan dengan rutin hingga flek hitam berangsur menghilang.

2. Lemon

Anda juga bisa memakai air perasan lemon untuk menghilangkan flek bekas jerawat. Gunakan air perasan satu buah lemon segar dan campurkan dengan satu gelas air. Campuran air dengan perasan lemon bisa kita oleskan ke kulit yang mengalami flek hitam, setelah didiamkan beberapa saat kita bisa membilasnya dengan air. Cara menghilangkan flek hitam di wajah ini diyakini bisa mengangkat sel kulit mati dan menggantinya dengan sel kulit baru yang lebih sehat dan lebih segar.

3. Lidah buaya

Kita juga bisa memakai lidah buaya untuk membersihkan dan membuat kulit wajah lebih sehat. Gunakan batang lidah buaya dan ambil gel dari lidah buaya tersebut untuk dioleskan pada flek hitam bekas jerawat. Setelah didiamkan beberapa saat, bersihkan wajah dengan air dan jika anda melakukan hal ini rutin setiap hari, maka flek hitam jerawat pun segera hilang dan anda tidak akan lagi khawatir dengan tampilan wajah anda karena masalah flek hitam bekas jerawat akan hilang dengan cepat.

4. Yoghurt atau buttermilk

Produk berbahan susu ini mengandung banyak asam laktat, yang dapat mencerahkan dan mengelupas kulit. Anda dapat menggunakan yoghurt atau buttermilk langsung ke kulit Anda seperti masker dan biarkan selama 20 menit sebelum mencucinya. Nah, mudah kan, cara menghilangkan flek hitam bekas jerawat?

5. Cuka sari apel

Kaya akan antioksidan dan mineral, cuka sari apel adalah produk rumahan yang populer digunakan untuk mengobati segala macam penyakit. Mereka yang memiliki jaringan parut dan pigmentasi biasanya menggunakan obat sederhana ini karena asam alfa hidroksi dapat menghilangkan sel kulit mati.

Caranya campurkan cuka sari apel dengan air. Anda dapat menerapkan campuran ini dengan pH seimbang di seluruh wajah yang mengalami flek hitam, sehingga berfungsi sebagai toner. Namun, jika Anda tidak menyukai baunya, biarkan larutan tersebut bertahan selama 20 menit sebelum membilasnya.

6. Kentang

Selain enak dikonsumsi, kentang juga bermanfaat merawat kecantikan kulit. Pati dan gula – komponen kunci dari kentang – dapat mengangkat sel kulit mati dan membantu pertumbuhan sel-sel baru. Vitamin B6, vitamin C, potasium, seng, dan fosfor – mineral yang meremajakan produksi kolagen di kulit Anda, juga ditemukan dalam sayuran akar ini. Kentang adalah gudang berbagai mineral yang bekerja sama untuk memberikan banyak manfaat perawatan kulit.

Ada banyak cara menggunakan kentang untuk menghilangkan bintik-bintik hitam pada wajah. Salah satu cara yang termudah adalah dengan mengiris kentang menjadi irisan tipis. Oleskan sedikit air ke irisan kentang untuk membuatnya basah dan letakkan di area kulit berbintik-bintik gelap. Biarkan irisan kentang selama 10 menit.

7. Buttermilk

Buttermilk adalah cairan asam yang terbuat dari susu sapi, yang bisa digunakan untuk melembutkan adonan tanpa menambahkan banyak lemak.

Pada dasarnya, asam laktat yang ditemukan dalam buttermilk juga merupakan jenis asam alfa hidroksil. Asam laktat dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dari wajah Anda dan mencerahkan flek hitam.

Sementara itu ada beberapa cara menghilangkan flek hitam di wajah yang membandel, dengan menggunakan beberapa produk topikal, di antaranya:

8. Hidrokuinon

Banyak perawatan topikal di pasar yang menjanjikan untuk menghilangkan flek hitam. Pilih salah satu produk yang mengandung hidrokuinon, agen pemutih yang membantu menghilangkan flek yang aman digunakan pada kulit. Juga dapat menggunakan salah satu yang mengandung asam kojic, yang memiliki sifat mencerahkan kulit.

9. Retinoid

Ini adalah produk kuat yang terbuat dari vitamin A, yang dapat mendorong pergantian sel lebih cepat. Ketika sel-sel kulit tua mati, produk ini membantu pertumbuhan kulit baru.

Caranya dengan mengoleskan tipis-tipis pada lapisan kulit yang mengalami flek hitam. Retinoid juga menghambat produksi melanin (pigmen yang dihasilkan kulit Anda yang menciptakan bintik-bintik gelap atau cokelat).

Jika Anda membeli obat tanpa resep, bahan yang akan Anda temukan disebut “retinol,” merupakan vitamin A yang secara alami terjadi di kulit. Bentuk vitamin A ini tidak sama kuatnya dengan retinoid.

 

Retinoid hanya resep dan termasuk dalam tiga nama ini:

  • Tretinoin, termasuk merek Atralin, Retin-A, Retin-A Micro, dan Renova
  • Tazarotene, seperti merek Tazorac
  • Adapalene, seperti merk Differin

Produk ini 100 kali lebih kuat daripada retinol yang biasa digunakan.

10. Asam salisilat

Anda mungkin pernah mendengar tentang asam salisilat yang digunakan untuk mengobati jerawat, tetapi juga dapat digunakan untuk menyamarkan flek hitam. Asam salisilat bermanfaat melembutkan kulit luar Anda dan kemudian mengelupas. Ini membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan memungkinkan sel-sel baru muncul ke permukaan.

11. Asam glycolic

Ini adalah AHA (alpha hydroxy acid) yang berasal dari gula dan bekerja sebagai eksfoliator alami, yang mampu mengelupas kulit mati untuk meningkatkan pertumbuhan sel-sel kulit baru. Dermatolog menyarankan menggunakan produk dengan setidaknya 10% asam glikolat untuk mendapatkan hasilnya.

12. Perawatan medis

Jika Anda ini menghilangkan flek hitam secara cepat, Anda dapat memilih perawatan medis. Perawatan umum untuk flek hitam termasuk chemical peels, mikrodermabrasi, dan terapi laser. Chemical peel dan microdermabrasion membantu regenerasi kulit dengan mengangkat lapisan atas kulit. Terapi laser melibatkan penggunaan berbagai jenis laser yang mengurangi sel melanin pada area tertentu di wajah. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda dan tanyakan tentang perawatan mana yang terbaik untuk jenis kulit Anda.

Teman Sehat! Itulah 12 cara menghilangkan flek hitam secara alami maupun dengan produk topikal. Selamat Mencoba.

_

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Stephanie Pangestian.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Trauma Otak: Penyebab, Gejala, Penanganan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

trauma-otak-doktersehat

DokterSehat.Com – Kerusakan pada otak dapat disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Salah kerusakan otak yang dapat terjadi akibat faktor eksternal disebut dengan trauma otak atau cedera otak traumatis. Kondisi ini bisa ringan dan dapat pulih dengan sendirinya atau dapat juga menjadi berat dan berisiko tinggi untuk kesehatan. Berikut adalah berbagai hal yang perlu Anda ketahui tentang trauma otak!

Apa Itu Trauma Otak?

Trauma otak atau cedera otak traumatis adalah kondisi kerusakan otak yang diakibatkan oleh pukulan keras atau guncangan di kepala atau adanya objek dari luar yang menembus jaringan otak. Gejala trauma otak dapat berbeda, bergantung pada tingkat keparahannya yaitu ringan, sedang atau berat.

Trauma otak atau cedera otak traumatis ringan dapat memengaruhi sel-sel otak sementara waktu. Sedangkan trauma otak sedang hingga berat dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius seperti memar, sobeknya jaringan otak, pendarahan, dan kerusakan fisik lainnya pada otak.

Trauma otak dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang, koma, bahkan hingga kematian.

Penyebab Trauma Otak

Penyebab trauma otak secara umum adalah pukulan atau sentakan keras pada kelapa. Berikut adalah beberapa kondisi yang mungkin dapat memicu terjadinya cedera otak traumatis:

  • Ketika seseorang terjatuh dari tempat yang lebih tinggi seperti jatuh dari tempat tidur, jatuh dari tangga, jatuh karena terpeleset, atau jatuh lainnya, terdapat kemungkinan kepala akan terbentur ataupun terguncang dan menyebabkan trauma otak.
  • Tabrakan akibat kecelakaan. Kecelakaan lalu lintas baik untuk seseorang yang menggunakan kendaraan maupun yang tertabrak oleh kendaraan merupakan penyebab umum dari trauma otak.
  • Cedera olahraga. Beberapa jenis olahraga yang berpotensi menyebabkan cedera adalah seperti sepak bola, tinju, hoki, baseball, dan olahraga berat serta ekstrim lainnya.
  • Ledakan dan cedera pertempuran. Penyebab ini paling sering menjadi penyebab trauma otak pada anggota militer yang bertugas secara aktif dalam medan pertempuran.
  • Tindakan kekerasan yang dimaksud adalah termasuk seperti pemukulan atau luka tembak maupun luka tusukan yang merusak tengkorang dan jaringan otak.

Trauma otak dapat terjadi pada siapa saja, namun jika melihat pada penyebabnya, terdapat beberapa kelompok orang yang mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena trauma otak. Kelompok yang termasuk memiliki risiko tinggi adalah seperti anak-anak usia 0-4 tahun, lansia di atas 60 tahun, usia 15-24 tahun, dan juga jenis kelamin laki-laki.

Gejala Trauma Otak

Otak dapat dikatakan sebagai organ paling berpengaruh dalam tubuh. Kerusakan pada otak dapat memberikan efek pada fisik maupun psikologis seseorang. Jika dirangkum, berikut adalah gejala trauma otak yang paling umum muncul:

  • Muntah
  • Lesu
  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Lumpuh
  • Kehilangan kesadaran
  • Pupil membesar
  • Perubahan penglihatan
  • Keluarnya cairan bening atau dapat juga disertai darah dari telinga atau hidung
  • Kehilangan keseimbangan
  • Nadi melambat
  • Napas melambat
  • Tekanan darah meningkat
  • Telinga berdering
  • Gangguan kognitif
  • Perubahan emosi
  • Kesulitan bicara
  • Kesulitan menelan
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Wajah pucat dan mata sayu
  • Kehilangan kontrol usus dan kandung kemih.

Gejala yang muncul pada setiap orang dapat berbeda-beda. Semakin parah kondisi trauma, semakin banyak dan parah juga gejala yang mungkin muncul.

Jika Anda atau anggota keluarga Anda mengalami gejala yang mengindikasikan trauma otak atau cedera otak traumatis, segera bahwa ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa kondisinya.

Diagnosis Trauma Otak

Diagnosis trauma otak dimulai dengan pemeriksaan yang sistematis di ruang gawat darurat. Pemeriksaan fungsi jantung dan paru umumnya menjadi yang pertama untuk diperiksa. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan diikuti dengan pemeriksaan neurologis.

Berikut adalah tes yang biasanya dilakukan untuk diagnosis cedera otak traumatis:

  • Glaslow Coma Scale, tes yang dilakukan untuk menilai tingkat keparahan awal cedera dengan cara memeriksa kemampuan pasien mengikuti petunjuk dan menggerakkan mata serta anggota tubuhnya. Skalanya adalah 3-15, semakin tinggi angka, semakin ringan cederanya.
  • Mengumpulkan informasi tentang cedera dan gejala yang terjadi. Dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan terkait cedera seperti bagaimana cedera terjadi, berapa lama orang tersebut hilang kesadaran, adakah cedera di bagian tubuh lain, dan masih banyak lagi.
  • CT scan, tes pencitraan yang dilakukan untuk mengungkap jika terdapat perdarahan di otak, pembekuan darah, memer jaringan otak, hingga pembengkakan jaringan otak.
  • MRI, tes pencitraan yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran terperinci otak. Tes ini dilakukan saat kondisi pasien stabil atau telah membaik dari cedera.
  • Pemantauan tekanan intrakranial, pemantauan yang dilakukan untuk mengetahui adanya peningkatan tekanan dalam tengkorak yang dapat menyebabkan kerusakan tambahan pada otak.

Penanganan Trauma Otak

Penanganan trauma otak menyesuaikan dengan keparahan cedera. Berikut adalah langkah yang mungkin dilakukan untuk menangani cedera otak traumatis:

1 .Penanganan cedera otak ringan

Trauma otak ringan dapat diatasi dengan istirahat dan pemberian obat penghilang rasa sakit untuk mengatasi gejala. Aktivitas fisik dan berpikir sebaiknya dibatasi untuk menghindari kondisi yang lebih parah. Pasien dapat beraktivitas seperti biasa kembali apabila dokter sudah memperbolehkan.

2. Perawatan darurat segera

Perawatan ini dilakukan untuk cedera otak traumatis sedang hingga parah. Perawatannya berfokus memastikan pasien mendapatkan cukup oksigen dan pasokan darah, menjaga tekanan darah, dan mencegah terjadinya cedera lanjutan pada kepala dan leher.

Pasien dengan trauma otak berat juga mungkin mengalami cedera lain yang perlu ditangani. Perawatan bertujuan untuk meminimalkan kerusakan sekunder akibat peradangan, pendarahan, dan berkurangnya pasokan oksigen ke otak.

3. Obat-obatan

Obat-obatan juga mungkin diberikan untuk membatasi kerusakan sekunder pada otak. Beberapa jenis obat-obatan yang umum diberikan adalah seperti:

  • Diuretik, obat ini berfungsi meningkatkan produksi urin dan mengurangi jumlah cairan dalam jaringan.
  • Obat anti-kejang, trauma otak berpotensi untuk menyebabkan kejang sehingga obat ini juga diperlukan.
  • Obat penginduksi koma, obat ini digunakan apabila pembuluh darah yang dikompres oleh peningkatan tekanan di otak tidak mampu memasok nutrisi dan oksigen normal ke sel otak.

4. Operasi

Tindakan operasi juga mungkin dibutuhkan dalam beberapa kasus trauma otak. Operasi umumnya dilakukan dengan tujuan seperti berikut ini:

  • Menghapus darah beku yang ada di otak
  • Memperbaiki tulang tengkorak yang patah
  • Membuka jendela di tengkorak untuk menghilangkan tekanan dalam tengkorak.

 

Sumber:

  1. Traumatic brain injury – https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/traumatic-brain-injury/symptoms-causes/syc-20378557 diakses 15 Mei 2019
  2. Basic Information about Traumatic Brain Injury – https://www.cdc.gov/traumaticbraininjury/basics.html diakses 15 Mei 2019
  3. Traumatic Brain Injury – https://www.aans.org/en/Patients/Neurosurgical-Conditions-and-Treatments/Traumatic-Brain-Injury diakses 15 Mei 2019


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

10 Cara Menghilangkan Gatal di Wajah dengan Bahan Alami

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cara-menghilangkan-gatal-di-wajah-doktersehat

DokterSehat.Com– Kulit yang gatal memang kerap mengganggu dan menyebalkan. Apalagi sensasi rasa gatal yang kerap disertai dengan rasa panas membuat Anda lebih tidak nyaman. Bicara soal kulit yang gatal, ternyata kondisi tersebut bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Mulai dari reaksi alergi, kulit yang kering hingga penggunaan produk yang kurang tepat. Ada penyebab pasti ada solusi, cara menghilangkan gatal di wajah bisa dilakukan menggunakan bahan alami yang ramah terhadap kulit.

Cara Menghilangkan Gatal di Wajah dengan Bahan Alami

Bila wajah terasa gatal, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara menghilangkan rasa gatal di wajah dengan bahan alami seperti berikut ini:

1. Gel lidah buaya

Dilansir dari laman Healthline, salah satu bahan alami yang bisa digunakan sebagai cara menghilangkan gatal di wajah adalah lidah buaya. Bahan yang satu ini akan memberikan sensasi rasa dingin saat diaplikasikan pada kulit. Sensasi dingin inilah yang mampu meredakan rasa gatal sekaligus peradangan atau ruam.

2. Mentol

Selain gel lidah buaya, cara menghilangkan gatal di wajah juga bisa menggunakan mentol. Mentol dikenal sebagai salah satu bahan yang memberikan rasa sejuk atau dingin saat diaplikasikan pada kulit. Hal inilah yang akan membantu meredakan rasa gatal, baik yang disebabkan oleh jerawat, gigitan serangga hingga reaksi alergi.

3. Es batu

Anda juga dapat menggunakan es batu sebagai cara menghilangkan gatal di wajah. Suhu rendah es batu akan membantu meredakan rasa gatal yang ditimbulkan. Selain itu, es batu juga dapat mengecilkan pembuluh darah yang meredakan dan mengurangi ukuran ruam yang disebabkan.

Kendati demikian, jangan mengaplikasikan es batu secara langsung pada kulit da jangan menempelkan es batu terlalu lama pada wajah karena dapat menyebabkan frost bite. Masukkan es batu pada kantong kain atau plastik yang bersih agar kulit tidak mengalami iritasi.

4. Minyak zaitun (Olive Oil)

Minyak zaitun atau extra virgin olive oil dapat membantu menyembuhkan dan meningkatkan regenerasi kulit mengingat minyak ini mengandung vitamin E dan antioksidan. Manfaat minyak zaitun juga menenangkan kulit dan mengurangi rasa gatal.

Cara menghilangkan rasa gatal di wajah dengan menggosokkan extra virgin olive oil atau kombinasikan minyak zaitun dengan madu pada ruam tidak lebih dari 2 kali sehari hingga gatal sembuh.

Anda juga menambahkan sejumput bubuk kunyit ke minyak zaitun dan menggunakan dua atau tiga kali sehari selama beberapa hari. Kunyit kaya akan sifat antibakteri dan anti-inflamasi, yang menenangkan ruam dan mengurangi rasa gatal.

5. Soda kue

Soda kue berguna untuk mengeringkan ruam kulit, juga juga menghilangkan gatal dan peradangan.

Cara menghilangkan gatal di wajah dengan menambahkan sedikit baking soda ke dalam satu cangkir air dan oleskan pada kulit yang gatal setiap hari.

Campuran baking soda dengan beberapa minyak kelapa juga sama efektifnya untuk mengobati ruam kulit. Perlu diperhatikan, jangan biarkan baking soda terlalu lama di kulit karena dapat menyebabkan iritasi kulit.

6. Oatmeal

Ketika datang untuk mengurangi iritasi kulit dan peradangan oatmeal berfungsi sebagai pilihan yang efektif mengingat sifatnya yang menenangkan dan anti-inflamasi. Hal ini sangat membantu dalam mengobati ruam yang dipicu oleh racun ivy, eksim, cacar air, kulit terbakar dan alergi.

Campur secangkir oatmeal yang ditumbuk halus dalam air mandi hangat dan rendam di dalamnya setidaknya selama 10-15 menit.

Untuk mengobati ruam pada wajah, oleskan campuran jumlah oatmeal dan yoghurt tawar yang dicampur dengan sedikit madu.

7. Cuka apel

Cuka sari apel mentah dan organik adalah obat rumahan umum untuk mengobati ruam kulit dan mengurangi rasa gatal. Kandungan asam asetatnya membantu melawan infeksi kulit atau alergi kulit yang dapat menyebabkan atau memperparah gatal. Cuka apel juga mempunyai efek anti jamur dan anti septik.

Cara menghilangkan alergi gatal di wajah ini dengan membalutkan bola kapas yang sudah dicelupkan ke dalam cuka sari apel pada kulit yang gatal.

Jika cuka apel menyebabkan iritasi, encerkan dengan air sebelum dioleskan pada kulit. Jika ini masih mengganggu kulit Anda, hentikan penggunaannya dan konsultasikan masalah ini ke dokter spesialis kulit terdekat.

8. Chamomile

Chamomile sangat membantu dalam mengobati ruam. Chamomile juga meredakan gatal, menenangkan kulit, mengurangi peradangan dan membantu penyembuhan berkat sifat anti-iritasi dan anti-radangnya serta efek antibakteri, antijamur dan antivirus.

Cara menghilangkan alergi gatal di wajah dengan merendam kain dalam teh chamomile dan letakkan di area kulit yang gatal sebagai kompres – ulangi cara ini dua atau tiga kali sehari.

Chamomile juga diterapkan pada area kulit yang terkena gatal dengan mengoleskan beberapa tetes yang dicampur dengan dua sendok teh minyak kelapa atau minyak pembawa lainnya.

9. Neem

Neem atau daun intaran mengandung banyak sifat anti-inflamasi, analgesik, anti-iritasi, antiviral, antijamur dan antibakteri. Azadirachta indica, nama latin daun Neem ini sangat berguna dalam mengobati sejumlah penyakit kulit termasuk eksim, ruam, jerawat, kudis, psoriasis dan berbagai infeksi. Daun intaran juga mengandung antioksidan yang mencegah penuaan dan merevitalisasi sel-sel kulit.

Cara menghilangkan gatal di wajah dengan merebus beberapa daun intaran, saring, dan biarkan hingga dingin. Balutkan bola kapas yang sudah direndam dalam larutan pada kulit yang gatal setidaknya selama 10 menit.

Sebagai tindakan alternatif, Anda dapat menggunakan ekstrak daun intaran, sabun, krim atau produk neem lainnya.

10. Minyak calendula

Calendula merupakan jenis bunga yang berasal dari Eropa, calendula sangat efektif untuk meredakan ruam, iritasi kulit, bisul, eksim, kulit kering, memar dan luka karena sifat anti-peradangan, antijamur, antibakteri dan antivirusnya.

Cara menghilangkan gatal di wajah dengan mengoleskan minyak calendula pada kulit yang gatal dan biarkan selama beberapa jam, ulangi setidaknya dua kali sehari sampai Anda sembuh. Tambahkan beberapa minyak calendula ke air mandi dan rendam di dalamnya

Kulit yang gatal memang kerap membuat Anda tidak nyaman. Apalagi jika rasa gatal tersebut tidak kunjung hilang. Akibatnya Anda justru akan menggaruk kulit hingga menimbulkan luka terbuka. Maka dari itu, tidak ada salahnya mencoba cara menghilangkan gatal di wajah dengan sejumlah bahan-bahan di atas untuk mengatasi kulit yang gatal.

Penyebab Wajah Gatal Lainnya

Seperti yang telah disebutkan di atas, ada banyak sekali penyebab gatal pada wajah. Selain mengoleskan obat untuk meredakan gatal, pengobatan dari wajah yang gatal juga harus diketahui penyebabnya untuk mencegah kekambuhan di kemudian hari.

1. Wajah gatal disertai ruam

Wajah gatal disertai ruam dapat merupakan tanda dari berbagai macam penyakit kulit. Penyebab yang sering adalah dermatitis kontak alergi yang disebabkan karena paparan bahan-bahan yangg bersifat alergenik (bahan yang dapat memicu proses alergi). Misalnya alergi dengan kandungan kimia tertentu yang ada di dalam produk perawatan kulit (skin care). Penyebab lainnya yang paling sering dapat berupa dermatitis atopik, rosacea, dermatitis seborhoik dan infeksi jamur (panu).

Apabila gatal tak kunjung sembuh, sebaiknya konsultasikanlah masalah ini ke dokter spesialis kulit untuk dapat mengetahui penyakit apa yang mendasarinya dan dapat diresepkan obat yang sesuai.

2. Wajah gatal tanpa ruam

Apabila kulit gatal tetapi tidak disertai dengan adanya ruam pada kulit, biasanya penyebab gatal tidak disebabkan karena penyakit kulit tertentu. Gatal tanpa adanya ruam di kulit dapat merupakan gejala dari penyakit sistemik. Mencari gejala lain dapat membantu Anda mengetahui dari mana gatal itu berasal, di antaranya:

  • Salah satu gejala pada penyakit liver seperti sirosis hepatis adalah gatal-gatal pada kulit. Fungsi hati yang kurang baik seperti pada konsumsi alkohol yang berlebihan atau disebabkan karena infeksi virus (hepatitis) dapat menyebabkan peningkatan bilirubin darah sehingga menyebabkan gatal-gatal. Apabila gatal disertai dengan mual, muntah, lelah, berat badan yang menurun dan warna kuning pada kulit dan sklera mata, kemungkinan penyebab gatal tersebut adalah pengerasan hati atau sirosis hepatis.
  • Selain penyakit hati, penyakit ginjal juga dapat menyebabkan gatal-gatal. Gatal yang disertai dengan perasaan yang mudah lelah, sakit pada daerah pinggang, dan bengkak pada bagian tubuh adalah masalah serius dan dapat merupakan gejala dari sakit ginjal.
  • Jika mengalami wajah gatal, tidak ada ruam, dan tidak ada gejala utama lainnya:

° Kemungkinan mengalami reaksi alergi ringan terhadap sesuatu yang baru di                   lingkungan Anda.

° Kemmungkinan memiliki penyebab tersering dari wajah gatal: kulit kering.

° Penyebab gatal tanpa ruam kulit lainnya yang sering terjadi adalah kulit yang                 kering. kulit yang sensitif, kekurangan zat besi, faktor psikis dan efek samping dari         beberapa obat-obatanan seperti obat anti-hipertensi.

3. Wajah gatal dengan jerawat

Terkadang, jerawat dapat disertai dengan rasa gatal yang ringan, dan gatal jerawat dapat menyebarkan bakteri dan sebagai hasilnya menyebabkan lebih banyak jerawat di wajah. Jerawat gatal dapat dipengaruhi oleh keringat, kosmetik, pori-pori tersumbat, atau hormon.

4. Wajah gatal saat hamil

Mengalami muka gatal yang disebabkan kehamilan tampaknya agak jarang, tetapi itu memang terjadi. Meskipun gatal pada tubuh dan bagian perut sering terjadi selama kehamilan, rasa gatal yang berlebihan di wajah dan di tangan serta kaki Anda bisa menjadi gejala kondisi yang disebut cholestasis obstetri.

Keluhan gatal ini dapat disertai dengan warna urine yang gelap seperti teh dan warna tinja yang pucat. Kolestasis obstetrik biasanya terjadi sekitar usia kehamilan 30 minggu.

Kondisi tersebut perlu didiagnosis dan ditangani oleh dokter apabila intensitas gatal hebat dan mengganggu aktivitas.

5. Gatal-gatal neuropatik

Selain dari penyebab yang telah disebutkan diatas, kulit gatal tanpa disertai adanya ruam pada kulit juga merupakan gejala dari gangguan saraf seperti neuropati diabetik dan halusinasi sensorik. Terkadang kondisi kesehatan neurologis, seperti herpes zoster dan multiple sclerosis, dapat menyebabkan rasa gatal seperti ini.

_

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Patricia Aulia.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Penyakit Epilepsi: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Penyakit Epilepsi adalah Penyakit yang Sering Disebut Penyakit Ayan

Epilepsi adalah suatu kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang secara berulang. Kerusakan atau perubahan di dalam otak diketahui sebagai penyebab pada sebagian kecil kasus. Epilepsi sering disebut juga sebagai penyakit ayan.

Gejala kejang bervariasi, banyak pasien memiliki lebih dari satu jenis kejang, serta dapat mengalami gejala masalah neurologis lainnya. Pada umumnya, kejang yang dirasakan bisa berlangsung  beberapa detik hingga beberapa menit tanpa adanya pemicu yang jelas.

Gejala Epilepsi

Gejala utama penyakit epilepsi berupa kejang berulang. Karakteristik kejang sebagai gejala epilepsi akan bervariasi dan bergantung pada bagian otak yang terganggu pertama kali dan seberapa jauh gangguan tersebut terjadi. Berdasarkan gangguan pada otak, jenis kejang pada ayan ini dibagi menjadi dua, yaitu kejang parsial dan umum.

Pada kejang parsial atau focal, otak yang mengalami gangguan hanya sebagian saja. Kejang parsial ini dibagi lagi menjadi dua kategori, yaitu: kejang parsial simpel (tanpa kehilangan kesadaran) dan kejang parsial kompleks. Kadang-kadang, kejang focal memengaruhi kesadaran penderita sehingga pasien terlihat seperti bingung atau setengah sadar

Sementara itu, kejang umum yang jadi gejala epilepsi akan membuat orang menangis atau mengeluarkan beberapa suara dan memiliki gerakan ritmis pada lengan dan kaki. Hal ini biasanya disertai dengan:

  • Mata terbuka lebar.
  • Kesulitan bernapas untuk beberapa saat sehingga badan terlihat pucat atau bahkan membiru.
  • Kembali ke kesadaran secara bertahap dan pasien mungkin bingung untuk beberapa waktu.
  • Tubuh yang menjadi kaku selama beberapa detik. Ini bisa diikuti dengan gerakan-gerakan ritmis pada lengan dan kaki atau tidak sama sekali.

Penyebab Epilepsi

Penyebab epilepsi adalah hal yang masih perlu pengkajian mendalam. Hingga kini penyebab epilepsi yang spesifik belum bisa ditemukan dengan pasti. Pada kasus epilepsi yang teridentifikasi, kehadiran penyakit ini biasanya melibatkan otak yang terpengaruh oleh beberapa faktor, diantaranya:

  • Cedera kepala berat
  • Infeksi otak
  • Kekurangan oksigen
  • Penyakit serebrovaskuler
  • Riwayat munculnya penyakit yang sama dalam keluarga

Diagnosis Epilepsi / Penyakit Ayan

Biasanya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan pasien, misalnya apakah pasien menderita suatu kondisi yang bisa menyebabkan epilepsi. Selain itu gaya hidup pasien (misalnya apakah pasien pecandu minuman beralkohol atau pengguna narkotika), dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi pasien juga sangat penting.

Selain itu dokter juga perlu mengetahui ciri-ciri kejang yang dialami. Hal ini perlu dilakukan karena sejumlah kondisi lain kadang-kadang memiliki gejala yang serupa dengan penyakit ayan ini seperti migrain dan serangan panik. Selain memerhatikan gejala epilepsi yang muncul, pemeriksaan tambahan biasanya dilakukan untuk diagnosis adalah:

  • Elektroensefalogram (EEG)

EEG dapat mengonfirmasikan diagnosis dan memberikan informasi lebih lanjut tentang kejang. Tindakan ini menggunakan sensor khusus yaitu elektroda yang dipasang di kepala dan dihubungkan melalui kabel menuju komputer. EEG akan merekam aktivitas elektrik dari otak, yang direpresentasikan dalam bentuk garis gelombang. Perubahan pola selama kejang dapat menunjukkan bagian mana dari otak yang dipengaruhi sehingga dapat membantu dalam pengobatan.

  • MRI scan

Jenis pemeriksaan yang dilakukan dengan bantuan gelombang radio dan medan magnet ini menghasilkan gambar organ dalam tubuh secara terperinci. Hal ini bertujuan mengetahui adanya tumor otak atau kecacatan pada struktur otak sebagai penyebab epilepsi.

Komplikasi Penyakit Ayan atau Epilepsi

Masalah kesehatan mental yang muncul akibat penyakit epilepsi merupakan hal yang serius dan perlu penanganan khusus. Penderita bisa saja melakukan bunuh diri akibat merasa depresi dengan kondisinya tersebut atau dikarenakan efek samping obat anti ayan yang dikonsumsi. Dalam hal ini, peran keluarga dan orang-orang yang dekat dengan penderita sangat dibutuhkan untuk selalu memberikan dukungan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, ayan atau epilepsi adalah penyakit yang dapat menimbulkan komplikasi berupa status epileptikus. Status epileptikus merupakan kondisi ketika penderita mengalami kejang selama lebih dari 5 menit atau serangkaian kejang pendek. Biasanya penderita status epileptikus akan berada dalam keadaan yang tidak benar-benar sadar ketika serangkaian kejang pendek terjadi. Status epiliptikus dapat menyebabkan kerusakan pada otak secara permanen, bahkan kematian.

Alasan kenapa kejang-kejang pada penderita epilepsi perlu ditangani dengan tepat adalah untuk menghindari terjadinya komplikasi dan situasi yang dapat membahayakan nyawa penderitanya

Pengobatan Epilepsi

Epilepsi adalah penyakit yang pada umumnya dapat ditangani dengan anti-kejang. Jika pengobatan epilepsi dengan cara ini tidak berhasil, dokter mungkin menyesuaikan dosis atau beralih ke obat yang berbeda.

Sekitar dua pertiga dari pasien yang menderita terbebas dari kejang dengan mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter saat menjalani terapi pengobatan epilepsi. Penyakit epilepsi adalah penyakit yang bisa ditangani dengan tindakan yang tepat dan pengobatan epilepsi pun cukup beragam untuk dapat memperbaiki kondisi gangguan kesehatan ini.

Saat seseorang sudah tidak mengalami kejang selama 1-2 tahun, biasanya dokter akan menurunkan dosisnya sedikit demi sedikit sampai akhirnya berhenti mengonsumsi obat.

Sementara itu, jika penggunaan beberapa obat tidak memberikan efek yang baik, dokter bisa menyarankan diet khusus. Diet yang dilakukan adalah diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat. Pada akhirnya, hal ini akan menciptakan perubahan dalam otak yang dapat membantu mengurangi kejang.

Jika Anda melihat seseorang yang mengalami kejang, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Bersihkan lingkungan dari benda apa pun yang keras atau tajam
  • Kendurkan apa-apa yang mengikat di leher
  • Letakkan sesuatu yang lembut di bawah kepala
  • Jangan menempatkan sesuatu di dalam mulut

Banyak orang yang menderita penyakit ayan dapat hidup bebas dari kejang saat mengonsumsi obat-obatan sesuai dengan jadwal yang diberikan dokter. Selain itu, dokter spesialis saraf juga dapat membantu mengurangi dampak penyakit epilepsi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

9 Cara Mengatasi Social Anxiety yang Sangat Mengganggu

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

social-anxiety-doktersehat

DokterSehat.Com – Di dunia ini memang ada dua tipe orang dilihat dari kemampuannya dalam melakukan komunikasi satu dengan lainnya. Ada yang sangat suka bertemu banyak orang dan ada yang tidak menyukainya. Mereka yang tidak menyukai bertemu banyak orang biasanya menyendiri. Namun, tidak semua orang yang suka menyendiri mengalami social anxiety.

Cara mengatasi social anxiety

Social anxiety adalah kondisi yang membuat Anda tidak nyaman berada di dekat banyak orang. Ada banyak sekali ketakutan yang dialami seperti takut akan dirisak, ditertawakan, atau direndahkan. Biasanya seseorang yang mengalami kondisi ini akan sering berkeringat, bergetar, detak jantung jadi naik, mual, hingga napas menjadi sangat pendek.

Kalau Anda mengalami gejala yang disebutkan di atas, kemungkinan besar sedang mengalami social anxiety. Berikut beberapa metode untuk mengatasi masalah ketakutan berkomunikasi atau berkumpul dengan banyak orang.

  1. Psikoterapi

Bagi beberapa orang memiliki social anxiety sangat memalukan dan membuat mereka kian enggan untuk berkomunikasi dengan banyak orang. Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan psikoterapi. Datanglah ke psikiater untuk mendapatkan pertolongan diberi tahu bagaimana metode psikoterapi yang benar.

Secara umum psikoterapi dilakukan untuk mengubah persepsi kita yang sering sekali buruk terhadap banyak hal. Kita akan diajarkan bagaimana caranya untuk tidak terlalu banyak berpikir hal buruk terhadap diri sendiri atau orang lain. Cara ini akan membuat kita menjadi percaya diri dan bisa berinteraksi dengan banyak orang.

  1. Menggunakan obat anti depresi

Kalau psikoterapi tidak berjalan dengan baik, beberapa dokter akan memberikan resep berupa obat anti depresan. Obat jenis ini biasanya digunakan untuk mengendalikan depresi yang berlebihan dan membuat tubuh menjadi lebih tenang. Beberapa obat yang sering digunakan berjenis serotonin-norepinephrine reuptake inhibitor (SNRI) seperti duloxetine, venlafaxine, atau levomilnacipran.

Obat yang dikonsumsi secara rutin sesuai dengan resep dari dokter akan membantu mengubah susunan zat kimia di otak. Dampaknya mood akan meningkat dan anxiety yang dialami akan menurun dengan sendirinya.

  1. Menggunakan obat anti anxiety

Selain menggunakan obat anti depresi, obat jenis anti anxiety juga diberikan kalau Anda mengalami social anxiety. Obat ini hanya diresepkan untuk sementara karena bisa memiliki efek samping untuk tubuh. Beberapa jenis obat yang masuk dalam kategori ini terdiri dari diazepam, lorazepam, clonazepam, dan alprazolam.

  1. Melakukan terapi alternatif

Selain menggunakan berbagai jenis obat yang telah disebutkan sebelumnya, Anda juga disarankan untuk melakukan terapi alternatif. Terapi ini dilakukan untuk membuat tubuh menjadi lebih nyaman dan aman karena tidak memiliki efek samping. Beberapa terapi alternatif yang bisa dilakukan terdiri dari meditasi, yoga, pengaturan napas, dan akupunktur.

Sebagian besar terapi yang dilakukan di atas bisa membuat tubuh menjadi relaks Kalau tubuh menjadi tenang, pikiran buruk tidak akan muncul kembali. Itulah kenapa meditasi dan yoga wajib dilakukan secara rutin. Selanjutnya latihan napas bisa dilakukan kalau Anda mendadak panik dan berpikir hal-hal buruk sehingga anxiety mendadak muncul.

  1. Mengubah gaya hidup

Ubah gaya hidup Anda menjadi baik. Kondisi anxiety sering dipicu masalah hormon. Oleh karena itu perbaiki gaya hidup dengan mulai sering berolahraga hingga melakukan diet yang sehat. Dua hal ini akan membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih baik.

  1. Menghindari kafein

Kalau Anda mengalami masalah dengan kejiwaan baik itu anxiety atau mungkin stres, ada baiknya menghindari makanan atau minuman yang banyak mengandung kafein. Kafein akan membuat Anda semakin tidak nyaman seperti terpicu untuk semakin takut atau stres secara berlebihan.

Kafein juga mengganggu pola tidur yang sangat penting. Hindari atau batasi konsumsi kopi atau teh agar Anda bisa beristirahat dan kondisi tubuh yang tenang akan selalu terjaga dengan baik.

  1. Mengikuti acara atau event

Memiliki social anxiety akan membuat seseorang lebih sering menarik diri dari banyak orang. Padahal mereka harus mampu mengatasinya perlahan-lahan. Cobalah mengikuti acara atau event yang diikuti oleh banyak orang. Coba ikuti saja tanpa perlu banyak melakukan interaksi. Setelah Anda merasa nyaman barulah bisa melakukan interaksi lebih sering dengan banyak orang.

  1. Bergabung dengan support group

Terkadang teori yang diutarakan oleh banyak orang kerap tidak sesuai dengan harapan saat dilakukan praktik. Itulah kenapa kita disarankan untuk bergabung ke support group. Biasanya ada banyak orang yang memiliki masalah sama saling bertukar informasi satu dengan lain.

Selain mendapatkan informasi yang lebih baik, Anda juga bisa langsung belajar melakukan komunikasi. Kalau semua orang sudah paham dengan kondisi yang dialami, tidak ada alasan untuk takut.

  1. Jangan lupakan keluarga

Kita sering sekali melupakan keluarga saat mengalami masalah anxiety. Beberapa orang tidak membicarakan masalahnya dengan keluarga karena merasa tidak nyaman. Selain itu, mereka juga tidak mau merepotkan banyak orang. Sebenarnya keluarga adalah orang terdekat yang akan membantu Anda dalam mengatasi masalah ketakutan ini.

Anda bisa melakukan latihan dengan beberapa keluarga misal berbicara di depan mereka yang jumlahnya lebih dari satu atau hal lain bersama-sama. Minta mereka membantu Anda untuk melakukan komunikasi dengan baik sehingga saat berada di luar bisa melakukannya juga.

Inilah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi social anxiety yang cukup mengganggu. Dengan melakukan cara di atas, Anda bisa kembali melakukan komunikasi dengan banyak orang. Pikiran buruk yang sering muncul tidak akan hadir sehingga kualitas interaksi sosial bisa berjalan dengan lancar. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda yang mengalami ketakutan bertemu banyak orang.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Green Coffee untuk Diet, Benarkah Efektif?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

green-coffee-untuk-diet-doktersehat

DokterSehat.ComGreen coffee untuk diet? Ya, green coffee atau kopi hijau mungkin sudah tidak asing lagi bagi beberapa pelaku diet menurunkan berat badan. Mengkonsumsi green coffee dipercaya dapat menurunkan berat badan secara efektif tanpa perlu berolahraga maupun mengubah pola makan. Benarkah demikian? Lantas, apa itu green coffee atau kopi hijau? Seberapa efektif green coffee untuk diet?

Green Coffee untuk Diet, Kok Bisa?

Banyak dari Anda yang mungkin bingung mendengar nama kopi hijau. Memangnya ada kopi berwarna hijau? Sebenarnya, green coffee atau kopi hijau adalah biji kopi yang belum melalui proses pemanggangan (roasting), sehingga warnanya masih hijau alih-alih coklat kehitaman.

Biji kopi yang masih ‘mentah’ atau disebut green coffee memiliki kadar asam klorogenik yang lebih tinggi daripada biji kopi yang sudah dipanggang. Hal ini tak lain karena proses pemanggangan tersebut secara otomatis mengurangi kadar klorogenik di dalam biji kopi. Padahal, klorogenik memiliki peran penting dalam menurunkan berat badan. Itulah yang menjadi dasar munculnya klaim green coffee untuk diet ini.

Manfaat Green Coffee untuk Diet

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kandungan asam klorogenik (chlorogenic acids) pada green coffee berbuah manfaat kopi hijau untuk diet.

Asam klorogenik dari biji green coffee ini menurut penelitian yang sudah dilakukan, bekerja dengan cara mengoptimalkan peran gen PPARalpha, yakni gen yang bertugas untuk mengatur perpindahan asam lemak dan oksidasi. Selain itu, asam klorogenik pada biji kopi hijau dengan efek antioksidannya berfungsi untuk mendefisiensi sel-sel lemak baru.

Secara garis besar, manfaat green coffee untuk diet meliputi:

1. Membakar Lemak

Studi yang dipublikasikan oleh Journal of International Medical Research pada tahun 2007 menemukan fakta bahwa konsumsi kopi hijau selama kurang lebih 12 minggu efektif menurunkan berat badan hingga 5 Kg, dengan catatan pelaku diet harus mengimbanginya dengan aktivitas olahraga rutin.

Fakta manfaat green coffee untuk diet ini juga diperkuat oleh sebuah studi lainnya yang dilakukan oleh tim peneliti dari American Chemical Society pada tahun 2012. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwasanya mengkonsumsi biji kopi hijau untuk diet selama 22 minggu berhasil membakar lemak dan menurunkan berat badan sebesar 7 Kg, pun penurunan kadar lemak total mencapai 16 persen.

Terjadinya penurunan berat badan ini diklaim sebagai hasil ‘kerja’ dari asam klorogenik dalam meningkatkan metabolisme tubuh sehingga proses pembakaran lemak berlangsung sempurna.

2. Mengurangi Lapar

Manfaat green coffee untuk diet yang tak kalah pentingnya adalah mengurangi rasa lapar, sehingga frekuensi makan Anda dapat terkontrol.

Kendati demikian, manfaat kopi hijau untuk diet yang satu ini belum memiliki penjelasan ilmiah yang memadai. Memang, ada beberapa orang yang berhasil merasakan dampak dari minum si kopi hijau tersebut, namun tidak semuanya.

Kalaupun pasca minum green coffee Anda merasa kenyang, hal ini berlaku pada kopi hijau yang diberi gula. Jadi, gulanya ini yang memberikan efek kenyang lebih lama, Atau, rasa kenyang yang muncul tak lebih dari sekedar sugesti bahwa mengkonsumsi green coffee membuat kenyang.

Manfaat Kopi Hijau untuk Diet, Benarkah Efektif?

Manfaat green coffee untuk diet ini sejatinya belum bisa dikatakan seratus persen valid. Pasalnya, belum banyak bukti ilmiah yang dapat menjelaskan secara gamblang ihwal peran asam klorogenik yang tinggi pada kopi hijau dalam menurunkan berat badan.

Penelitian-penelitian mengenai manfaat kopi hijau untuk diet yang telah dilakukan jumlahnya masih sedikit, pun hasil yang diperoleh bersifat jangka pendek, sehingga perlu penelitian lebih lanjut guna membuktikan efek jangka panjang dari green coffee untuk diet tersebut.

Bahkan, ada juga penelitian yang mengatakan bahwa dampak mengkonsumsi green coffee terhadap penurunan berat badan sangat kecil. Oleh sebab itu, kiranya hanya mengandalkan kopi hijau tidak akan cukup untuk menurunkan berat badan secara efektif. Lebih dari itu, imbangi juga dengan aktivitas olahraga secara rutin.

Efek Samping Green Coffee untuk Diet

Green coffee atau kopi hijau sejatinya adalah biji kopi biasa, yang belum mengalami pemanggangan (roasting) hingga menjadi biji kopi hitam seperti yang kita kenal.

Sebagai biji kopi pada umumnya, green coffee tak luput dari kandungan zat kafein di dalamnya. Nah, adanya kafein pada biji kopi hijau tersebut lantas menghasilkan efek samping green coffee bagi tubuh apabila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan.

1. Sakit Kepala

Sakit kepala adalah efek samping green coffee yang paling mungkin akan Anda alami apabila mengkonsumsi kopi ini terlalu banyak.

Pasalnya, jumlah kafein yang masuk ke dalam tubuh pun menjadi berlebihan, di mana seharusnya batas maksimal konsumsi kafein hanya sebesar 500 miligram per hari. Jika terus menerus dibiarkan, yang terjadi adalah adanya aktivitas penarikan kafein, yang ditandai oleh sakit kepala.

2. Meningkatkan Detak Jantung

Peningkatan detak jantung juga merupakan efek samping green coffee yang patut Anda waspadai. Jantung yang berdegup kencang pasca Anda menenggak kopi hijau, selain membuat tidak nyaman, juga berisiko menyebabkan kepala pusing dan bahkan pingsan.

3. Sekresi Asam Lambung

Jangan heran jika Anda terlalu banyak minum kopi hijau, kemudian lambung akan terasa tidak nyaman. Para peneliti menemukan fakta bahwa kandungan senyawa di dalam kopi hijau seperti kafein berpotensi menyebabkan terjadinya sekresi asam lambung di sekitar lambung dan perut.

Akibatnya, muncullah gejala-gejala yang berkaitan dengan penyakit asam lambung, seperti mual, kembung, dan juga sakit perut.

4. Cemas

National Insititute of Mental Health mengimbau agar kita senantiasa membatasi konsumsi kafein agar jangan sampai berlebihan. Pasalnya, kafein seperti pada kopi hijau dapat menghasilkan efek samping green coffee berupa rasa cemas, dari cemas ringan hingga parah sekalipun.

Rasa cemas tersebut dipicu oleh kafein yang membuat tubuh mengalami insomnia, atau respon tubuh yang disebut flight or fight.

Itu dia informasi mengenai green coffee untuk diet, berikut efek samping green coffee jika Anda mengkonsumsinya terlalu banyak. Bagaimana, tertarik untuk mencobanya? Jangan lupa imbangi dengan konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, dan konsultasi ke dokter terkait sebelum mengkonsumsi kopi hijau untuk diet, ya. Semoga bermanfaat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Green Coffee untuk Diet, Benarkah Efektif?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

green-coffee-untuk-diet-doktersehat

DokterSehat.ComGreen coffee untuk diet? Ya, green coffee atau kopi hijau mungkin sudah tidak asing lagi bagi beberapa pelaku diet menurunkan berat badan. Mengkonsumsi green coffee dipercaya dapat menurunkan berat badan secara efektif tanpa perlu berolahraga maupun mengubah pola makan. Benarkah demikian? Lantas, apa itu green coffee atau kopi hijau? Seberapa efektif green coffee untuk diet?

Green Coffee untuk Diet, Kok Bisa?

Banyak dari Anda yang mungkin bingung mendengar nama kopi hijau. Memangnya ada kopi berwarna hijau? Sebenarnya, green coffee atau kopi hijau adalah biji kopi yang belum melalui proses pemanggangan (roasting), sehingga warnanya masih hijau alih-alih coklat kehitaman.

Biji kopi yang masih ‘mentah’ atau disebut green coffee memiliki kadar asam klorogenik yang lebih tinggi daripada biji kopi yang sudah dipanggang. Hal ini tak lain karena proses pemanggangan tersebut secara otomatis mengurangi kadar klorogenik di dalam biji kopi. Padahal, klorogenik memiliki peran penting dalam menurunkan berat badan. Itulah yang menjadi dasar munculnya klaim green coffee untuk diet ini.

Manfaat Green Coffee untuk Diet

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kandungan asam klorogenik (chlorogenic acids) pada green coffee berbuah manfaat kopi hijau untuk diet.

Asam klorogenik dari biji green coffee ini menurut penelitian yang sudah dilakukan, bekerja dengan cara mengoptimalkan peran gen PPARalpha, yakni gen yang bertugas untuk mengatur perpindahan asam lemak dan oksidasi. Selain itu, asam klorogenik pada biji kopi hijau dengan efek antioksidannya berfungsi untuk mendefisiensi sel-sel lemak baru.

Secara garis besar, manfaat green coffee untuk diet meliputi:

1. Membakar Lemak

Studi yang dipublikasikan oleh Journal of International Medical Research pada tahun 2007 menemukan fakta bahwa konsumsi kopi hijau selama kurang lebih 12 minggu efektif menurunkan berat badan hingga 5 Kg, dengan catatan pelaku diet harus mengimbanginya dengan aktivitas olahraga rutin.

Fakta manfaat green coffee untuk diet ini juga diperkuat oleh sebuah studi lainnya yang dilakukan oleh tim peneliti dari American Chemical Society pada tahun 2012. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwasanya mengkonsumsi biji kopi hijau untuk diet selama 22 minggu berhasil membakar lemak dan menurunkan berat badan sebesar 7 Kg, pun penurunan kadar lemak total mencapai 16 persen.

Terjadinya penurunan berat badan ini diklaim sebagai hasil ‘kerja’ dari asam klorogenik dalam meningkatkan metabolisme tubuh sehingga proses pembakaran lemak berlangsung sempurna.

2. Mengurangi Lapar

Manfaat green coffee untuk diet yang tak kalah pentingnya adalah mengurangi rasa lapar, sehingga frekuensi makan Anda dapat terkontrol.

Kendati demikian, manfaat kopi hijau untuk diet yang satu ini belum memiliki penjelasan ilmiah yang memadai. Memang, ada beberapa orang yang berhasil merasakan dampak dari minum si kopi hijau tersebut, namun tidak semuanya.

Kalaupun pasca minum green coffee Anda merasa kenyang, hal ini berlaku pada kopi hijau yang diberi gula. Jadi, gulanya ini yang memberikan efek kenyang lebih lama, Atau, rasa kenyang yang muncul tak lebih dari sekedar sugesti bahwa mengkonsumsi green coffee membuat kenyang.

Manfaat Kopi Hijau untuk Diet, Benarkah Efektif?

Manfaat green coffee untuk diet ini sejatinya belum bisa dikatakan seratus persen valid. Pasalnya, belum banyak bukti ilmiah yang dapat menjelaskan secara gamblang ihwal peran asam klorogenik yang tinggi pada kopi hijau dalam menurunkan berat badan.

Penelitian-penelitian mengenai manfaat kopi hijau untuk diet yang telah dilakukan jumlahnya masih sedikit, pun hasil yang diperoleh bersifat jangka pendek, sehingga perlu penelitian lebih lanjut guna membuktikan efek jangka panjang dari green coffee untuk diet tersebut.

Bahkan, ada juga penelitian yang mengatakan bahwa dampak mengkonsumsi green coffee terhadap penurunan berat badan sangat kecil. Oleh sebab itu, kiranya hanya mengandalkan kopi hijau tidak akan cukup untuk menurunkan berat badan secara efektif. Lebih dari itu, imbangi juga dengan aktivitas olahraga secara rutin.

Efek Samping Green Coffee untuk Diet

Green coffee atau kopi hijau sejatinya adalah biji kopi biasa, yang belum mengalami pemanggangan (roasting) hingga menjadi biji kopi hitam seperti yang kita kenal.

Sebagai biji kopi pada umumnya, green coffee tak luput dari kandungan zat kafein di dalamnya. Nah, adanya kafein pada biji kopi hijau tersebut lantas menghasilkan efek samping green coffee bagi tubuh apabila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan.

1. Sakit Kepala

Sakit kepala adalah efek samping green coffee yang paling mungkin akan Anda alami apabila mengkonsumsi kopi ini terlalu banyak.

Pasalnya, jumlah kafein yang masuk ke dalam tubuh pun menjadi berlebihan, di mana seharusnya batas maksimal konsumsi kafein hanya sebesar 500 miligram per hari. Jika terus menerus dibiarkan, yang terjadi adalah adanya aktivitas penarikan kafein, yang ditandai oleh sakit kepala.

2. Meningkatkan Detak Jantung

Peningkatan detak jantung juga merupakan efek samping green coffee yang patut Anda waspadai. Jantung yang berdegup kencang pasca Anda menenggak kopi hijau, selain membuat tidak nyaman, juga berisiko menyebabkan kepala pusing dan bahkan pingsan.

3. Sekresi Asam Lambung

Jangan heran jika Anda terlalu banyak minum kopi hijau, kemudian lambung akan terasa tidak nyaman. Para peneliti menemukan fakta bahwa kandungan senyawa di dalam kopi hijau seperti kafein berpotensi menyebabkan terjadinya sekresi asam lambung di sekitar lambung dan perut.

Akibatnya, muncullah gejala-gejala yang berkaitan dengan penyakit asam lambung, seperti mual, kembung, dan juga sakit perut.

4. Cemas

National Insititute of Mental Health mengimbau agar kita senantiasa membatasi konsumsi kafein agar jangan sampai berlebihan. Pasalnya, kafein seperti pada kopi hijau dapat menghasilkan efek samping green coffee berupa rasa cemas, dari cemas ringan hingga parah sekalipun.

Rasa cemas tersebut dipicu oleh kafein yang membuat tubuh mengalami insomnia, atau respon tubuh yang disebut flight or fight.

Itu dia informasi mengenai green coffee untuk diet, berikut efek samping green coffee jika Anda mengkonsumsinya terlalu banyak. Bagaimana, tertarik untuk mencobanya? Jangan lupa imbangi dengan konsumsi makanan bergizi, olahraga teratur, dan konsultasi ke dokter terkait sebelum mengkonsumsi kopi hijau untuk diet, ya. Semoga bermanfaat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kenapa warga rohingya diusir dari negaranya

  Warga Rohingya telah mengalami pengusiran dan diskriminasi di Myanmar selama beberapa dekade. Konflik terhadap etnis Rohingya bersumber da...